DEPOK (Jawa Barat), media3.id – Era baru kepemimpinan Wali Kota Depok Supian Suri bersama Wakilnya Chandra Rahmansyah, diwarnai dengan ditandatangai kesepakatan antara pemerintah Kota Depok dengan 33 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta se-Kota Depok, melalui program Rintisan SMP Swasta Gratis, bagi anak-anak Kota Depok yang tidak masuk atau tidak diterima di sekolah negeri.
Ini dilakukan untuk mewujudkan terciptanya pemerataan pendidikan bagi masyarakat Kota Depok dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.
Penerapan program ini, seiring dikeluarkannya putusan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pendidikan dasar (SD dan SMP) baik negeri maupun swasta tanpa adanya pungutan biaya, sebagai hasil uji materi Undang-Undang No.20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan, nasional,
Kickoff pogram rintisan sekolah swasta gratis ini, dibuka oleh Wali Kota Depok Supian Suri , di aula Lantai 10, Gedung Balaikota Depok, Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas, Selasa (24/6/2025), dengan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, Koordinator Pusat Penelitian Pendidikan, Sosial, Humaniora dan Kajian Wanita Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Yasnita, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Dadang Wihana, Dandim 0508/Depok Letkol Inf Imam Widharto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah, 33 Ketua Yayasan dan Kepala Sekolah SMP Swasta se-Kota Depok, sejumlah pejabat vertikal pemerintahan Kota Depok dan sejumlah tamu undangan.
“Kesepakatan ini dilatar belakangi karena kami Pemerintah Kota Depok, belum bisa memfasilitasi apa yang menjadi harapan masyarakat Kota Depok, untuk bisa diakomodir atau diterima di sekolah negeri khususnya di tingkat SMP,” ungkap Supian Suri dalam sambutannya.

Perlu diketahui bersama bahwa Kota Depok saat ini sudah memiliki 34 sekolah negeri tingkat SMP, namun demikian, hal ini pembangunannya belum merata di tiap wilayah. Oleh karenanya, dengan kurang lebih 33.000 jumlah kelulusan sekolah dasar, sementara yang diterima sekolah negeri hanya 11. 000 siswa.
Meski dengan berbagai ketentuan yang telah disiapkan mulai dari zonasi, prestasi, dan inklusi, tetapi jumlah yang ingin masuk dengan jumlah ketersediaan ruang masih terbatas. “Kita terbatas terkait biaya pembangunan, terbatas terkait tenaga pengajar, terbatas terkait adanya lahan, yang akan kita gunakan untuk memfasilitasi masyarakat kita. Khususnya mereka yang memang punya harapan untuk di SMP Negeri karena alasan ‘gratis’. Untuk itu melalui program ini kami berharap, adanya peningkatan kualitas pendidikan, yang bukan karena dipaksakan menambah kursi untuk bisa masuk ke sekolah negeri, tetapi peningkatan kualitas pendidikan yang kita garansi atau kita jamin, untuk anak-anak yang bagus, kualitas pendidikan maksimal seperti apa yang kita harapkan,” tutur Supian Suri.
Ia juga menambahkan bahwa dengan terjalinnya kerjasama dengan pihak UNJ, diharapkan mampu membangun dan mengembangkan pendidikan di sekolah swasta, menjadi sekolah yang berkualitas yang pada akhirnya bisa melahirkan generasi-generasi hebat, dengan kualitas pendidikan yang lebih baik buat anak-anak kita.
Terkait kata rintisan, Supian Suri memaparkan bahwa di tahun ini, pemerintah Kota Depok hanya akan membiayai kelas 7. Kemudian di tahun berikutnya, akan membiayai kelas 7 dan kelas 8, dan tahun berikutnya kelas 7, kelas 8, dan kelas 9.
“Semoga dengan diluncurkannya program ‘Rintisan SMP Swasta Gratis’ di Kota Depok, bisa dirasakan kemanfaatannya bagi masyarakat Kota Depok. Prinsipnya, pendidikan untuk semua, dan kami tidak rela ada warga Depok yang karena permasalahan ekonomi, tidak punya biaya, menjadi alasan untuk putus sekolah,” terang Supian Suri.
Adapun 33 SMP Swasta gratis yang telah melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota Depok diantaranya adalah sebagai berikut.:
1. SMPIT Darul Barokah (Jati Mulya)
2. SMP Gelora Depok (Grogol)
3. SMP Pelita Dua Depok (Pancoran Mas)
4. SMPIT Al-Yusufiyah (Pengasinan)
5. SMP Islam Al Hasanah (Pancoran Mas)
6. SMP Tarbiyah Islamiyah (Beji)
7. SMP Tirta Jaya (Tirta Jaya)
8. SMP Islam Nusantara (Pancoran Mas)
9. SMP Bina Adzkia (Serua)
10. SMP Islam Cakra Nusantara (Limo)
11. SMPIT As Shof (Kalimulya)
12. SMP Sholihin (Cilangkap)
13. SMP Islam Nurul Hayat (Bojong Pondok Terong)
14. SMP Islam Darul Qur’an (Bedahan)
15. SMPIT Al Muawwanah (Cimpaeun)
16. SMP La Royba Islamic School (Grogol)
17. SMPIT Misbaahussuduur (Jati Mulya)
18. MTS YPPD ((Depok)
19. SMP Cahaya Bangsa Nurul Huda (Tapos)
20. SMP Permata (Pancoran Mas)
21. SMP Islam Hidayatul Islam (Pasir Putih)
22. SMP 20 Mei Raudlatussaadah (Tugu)
23. SMPIT Maulana Abbasyiah (Bojong Pondok Terong)
24. SMP Fajar Plus (Cipayung)
25. SMP PGRI Depok Jaya (Depok Jaya)
26. SMP Islam Arrihlah (Duren Seribu)
27. SMPIT Darus Sholihin (Bedahan)
28. SMP Tunas Bangsa (Kalibaru)
29. MTS Al Hidayah Arco (Duren Seribu)
30. SMP Musa Bhakti (Pengasinan)
31. SMP Karya Putra Bangsa (Cimpaeun)
32. SMP Said Yusuf (Rangkapan Jaya Baru)
33. SMP Hidayatul Athfal (Cinere)
(Ardhie)






