Wakil Wali Kota Bandung H. Erwin foto bersama usai sematkan selendang Ketua dan Wakil Ketua PIK-R “Berani” SD YWKA
KOTA BANDUNG, Media3.id – Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, SE, M.Pd., menekankan pentingnya memperkuat karakter sejak usia dini agar generasi muda siap menyongsong dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Hal itu diungkapkannya usai meresmikan berdirinya Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja (R) “Berani” SD YWKA, di SD YWKA REL Homy School Kota Bandung, Jalan Rajawali I No. 5, Garuda, Kec. Andir, Kota Bandung, Jum’at (23/5/2025).
Acara peresmian dihadiri oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) yang diwakili Arif R Zaidan, S.Sos, MSDP, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari, Perwakilan anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Kepala Sekolah SD YWKA REL Homy School Kota Bandung Dedi Maman, M.Pd, para guru beserta para siswa-siswi SD YWKA REL Homy School Kota Bandung, dan para tamu undangan lainnya.

Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin sangat mengapresiasi atas terbentuknya PIK-R “Berani” SD YWKA, pasalnya program ini akan sangat bermanfaat bagi anak-anak.
“GenReAction#15 PIK-R ini sungguh sangat luar biasa penuh semangat, dengan program ini tentu akan membentuk anak-anak yang mempunyai Akhlakul Karimah yang sangat tinggi dan mempunyai spirit ibadah juga,” ujarnya.
Program PIK-R akan menciptakan seorang pemimpin yang mempunyai intelektual quality, spiritual quality dan emotional quality.
“Karena remaja dari mulai umur 10 sampai 14 tahun, dan ujung-ujungnya di usia sampai 24 tahun ini perlu diarahkan oleh kita,” kata Erwin.

Erwin menjelaskan, dalam PIK-R ini para remaja akan dilibatkan dalam perencanaan, diberikan ruang pendapat dan memperoleh akses informasi.
“Para remaja akan dilibatkan dalam semua kegiatan, tentunya dengan arahan dan bimbingan para guru sebagai orang tua murid di sekolah. Dengan segmentasi yang terstruktur, ini menjadi sangat relevan,” terangnya.
Terbentuknya PIK-R SD YWKA ini, menurut Erwin, layak untuk dijadikan percontohan bagi sekolah lain. Pasalnya anak-anak perlu diberikan contoh dan motivasi, karena di dalam PIK-R terdapat edukasi bagi anak-anak.
“Mudah-mudahan dengan terbentuknya PIK-R SD YWKA ini menjadikan kesuksesan bagi anak-anak kita,” pungkasnya.

Begitu pula disampaikan oleh Kepala Sekolah SD YWKA REL Homy School Kota Bandung Dedi Maman, PIK-R itu Pusat Informasi Konseling Remaja dengan kategori “Berani” mulai usia 10 sampai 14 tahun.
“Dengan tugas utama, memberikan informasi-informasi dan konseling bagi teman sebayanya terkait dengan perencanaan berkeluarga, kesehatan reproduksi remaja, dan hal-hal lain yang terkait dengan remaja,” terang Dedi.
Ia menjelaskan bahwa anggota PIK-R ini akan memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi di SD YWKA ini.
“Jadi dalam penyuluhannya, anggota PIK-R ini akan dibina para kakak-kakaknya PIK-R di Kecamatan atau PIK-M Rajawali (Pusat Informasi Konseling Mahasiswa), kemudian akan dilatih juga publik speaking nya agar dapat berbagi dengan teman-teman di sekolah ini dan sekolah lainnya juga,” paparnya.
Menurut Dedi, sebenarnya PIK-R ini untuk tingkat SMA/SMK dan SMP, dan untuk tingkat SD, PIK-R SD YWKA merupakan PIK-R tingkat SD yang perdana.
“Berdasarkan informasi yang diterima dari DPPKB Kota Bandung, PIK-R tingkat SD baru ada di SD YWKA ini, karena PIK-R ini merupakan program dari DPPKB. Jadi, BKKBN berkolaborasi dengan DPPKB membentuk PIK-R untuk membina para remaja dalam hal kesehatan remaja,” jelasnya.
Dedi berharap anggota PIK-R SD YWKA ini dapat menjadi teladan bagi teman-temannya dalam hal pengetahuan, sikap dan keterampilan.
“Mudah-mudahan anggota PIK-R dapat menularkan ilmunya kepada teman-teman di sekolah ini atau sekolah lainnya,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari menyampaikan, bahwa pembentukan PIK Remaja usia 10–14 tahun adalah bentuk adaptasi terhadap perubahan zaman.
“Banyak fakta menunjukkan bahwa banyak anak mengalami pubertas lebih dini, sehingga edukasi kesehatan reproduksi dan pembinaan karakter perlu dimulai sejak SD,” ucap Kenny Dewi.
Menurut Kenny Dewi, Kota Bandung menjadi pionir dalam inovasi PIK Remaja usia awal di tingkat Jawa Barat.
“Untuk itu, kami berharap inisiatif ini dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah dasar lain di seluruh Indonesia,” terangnya.
Dengan peresmian ini, Pemerintah Kota Bandung menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang komprehensif, membina karakter remaja secara utuh, dan menciptakan ruang aman untuk tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Peresmian PIK-R “Berani” SD YWKA dilanjutkan dengan kegiatan GenReAction#15 (Generasi Berencana) yang mengusung tema “Remaja Berani Bisa Berkontribusi”.
(Sinta)






