Gegara Ada Yang Posting Vidio Syur, Dua Admin group Facebook CIBUAYA INFO Dimintai Keterangan Oleh Penyidik Polres Karawang

  • Whatsapp

KARAWANG (Jawa Barat), media3.id – Adib Pratama salah satu admin group Facebook CIBUAYA INFO (CIB IN) mengaku telah dimintai keterangan oleh penyidik polres Karawang terkait Vidio syur hubungan suami istri yang ada di group Facebook CIBUAYA INFO.

Saat diwawancara, Adib menjelaskan vidio tersebut di posting oleh salah satu pemilik akun Facebook yang ada di group CIBUAYA INFO secara otomatis tanpa ada penyaringan atau filter. Sehingga postingan Vidio syur suami istri langsung tayang tanpa difilter oleh admin karena secara otomatis.

Read More

Adapun alasan di otomatiskan tanpa persetujuan dari admin dikarenakan terlalu banyak anggota group yang memposting di group tersebut. Namun demikian kata dia, setelah ia tahu ada Vidio syur di group Facebook CIBUAYA INFO langsung dihapus olehnya tanpa diminta oleh korban.

“Saya tahu hari itu postingan itu otomatis tanpa persetujuan di group itu karena saking banyaknya. Jadi saat itu juga ketika saya tahu langsung saya hapus tanpa diminta oleh si korban,” kata Adib, Jumat (02/05/25).

Adapun alasan tidak di filter kata dia, karena banyaknya anggota group CIBUAYA INFO memposting. Dalam sehari bisa mencapai 500 potongan bahkan bisa lebih “Enggak, karena sehari itu ada 500 postingan lebih,” ucapnya

Setelah kejadian ada yang memposting video syur tanpa busana, kini postingan anggota group CIBUAYA INFO di filter oleh admin sehingga postingan akan tampil bila disetujui oleh admin dan sudah dijelaskan olehnya ke penyidik Polres Karawang saat dimintai keterangan

“Waktu itu tanpa di filter. Tapi setelah kejadian itu terus saya tutup, dan itu sudah saya jelaskan di polres,” jelasnya.

Bahkan kata dia Vidio syur tersebut beredar di group Facebook lain, dan kata dia pihak kepolisian kewalahan mencari admin yang lain

“Selain ada di group saya, ada di group lain juga karena di cibuaya itu banyak. Ada cibuaya info terkini, ada cibuaya info saya, terus ada cibuaya info.com, banyak. Dan polisi kewalahan mencari admin yang lain enggak ada, hanya saya terpanggil. saya dua orang sama pak Ilham,” kata dia.

Adib kembali menjelaskan alasan dirinya tidak melakukan penyaringan atau persetujuan dari admin saat ada yang posting di group CIBUAYA INFO dikarenakan tidak ada aturan yang mengikat menyaring setiap postingan dari anggota group.

“Awalnya tidak disaring, dan itu sah-sah saja karena kan itu fitur dari Facebook memang ada mau disaring mau tidak kan boleh tidak ada aturan harus disaring, tidak ada aturan hukum yang mengikat untuk admin group untuk menyaring setiap postingan,” jelasnya

“Dan kami juga kan tidak menjadi sebuah beban artinya setiap postingan lolos itukan karena kesibukan kami. Saya di sini (SMPN 1 Rengasdengklok) sampai sore kadang-kadang ada yang nelpon pak lolosin dong postingan saya. Kitakan terganggu juga lagi ngajar lagi apa, makanya saya lolosin,” pungkasnya.

Sebelumnya Barkah (27) warga desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang melaporkan suaminya karena telah mengancam dan diduga membuktikan ancamannya menyebarkan Vidio hubungan badan suami istri ke media sosial yang direkam oleh suaminya.

Reporter: D H

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *