Dinas Kesehatan Kota Cimahi Gelar Serangkaian Kegiatan pada Peringatan Pekan Imunisasi Dunia 2025

  • Whatsapp

Kadinkes Kota Cimahi, Dr. Mulyati (kanan) dan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinkes Kota Cimahi dr. Mohammad Dwihadi Isnalini (kiri)

 

Read More

CIMAHI, Media3.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi Dr. Mulyati, S. Kep., Ners., M. Kes, menekankan pentingnya upaya penguatan kompetensi petugas imunisasi untuk memenuhi standar pelayanan imunisasi di lapangan.

 

Hal itu diungkapkannya usai mengikuti kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Petugas Imunisasi, yang digelar Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan Kota Cimahi, yang dilaksanakan di Aula Gedung A Kantor Pemerintah Kota Cimahi.

 

Workshop yang digelar selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Mei 2025 ini diselenggarakan dalam rangka menyukseskan Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2025 yang mengusung tema nasional “Ayo Lengkapi Imunisasi, Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas”.

 

Kegiatan Workshop ini menjadi bagian penting dari rangkaian upaya strategis untuk memperkuat pelayanan imunisasi di seluruh fasilitas kesehatan wilayah Kota Cimahi.

 

Workshop ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta tenaga profesional di bidang imunisasi.

Dengan pendekatan berbasis praktik dan diskusi interaktif, peserta diberikan pembekalan terkait penguatan pelaksanaan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), manajemen rantai dingin (cold chain), serta mekanisme pelaporan melalui aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK).

 

Kadinkes Kota Cimahi, Dr. Mulyati, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya penguatan kompetensi petugas imunisasi sekaligus bertujuan untuk memperkuat kompetensi teknis para petugas imunisasi, serta membangun kesepahaman lintas fasilitas layanan kesehatan, mulai dari Puskesmas, Rumah Sakit, hingga praktik mandiri bidan.

 

“Kegiatan ini menjadi momentum kolaboratif untuk menyatukan visi dan standar pelayanan imunisasi di lapangan,” ujar Mulyati.

 

Pelaksanaan workshop ini, sambung Mulyati, merupakan langkah strategis dalam mengatasi tantangan yang dihadapi dalam program imunisasi di Kota Cimahi.

 

“Dengan adanya pelatihan dan peningkatan kapasitas, diharapkan petugas imunisasi dapat lebih siap dan berkompeten dalam melaksanakan tugasnya,” harapnya.

 

Mulyati juga mengungkapkan bahwa Dinas Kesehatan Kota Cimahi mencatat capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) tahun 2024 yang telah melampaui target sebesar 107,74%.

 

“Namun, tantangan masih ada, seperti cakupan imunisasi Td2+ibu hamil yang baru mencapai 62,46%,” bebernya.

 

Kegiatan ini tidak hanya menyasar petugas kesehatan, tetapi juga melibatkan masyarakat luas untuk memberikan dukungan dan pemahaman terkait pentingnya imunisasi.

 

Dengan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan Kota Cimahi dapat mencapai tujuan kesehatan yang optimal dan terbebas dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

 

“Penting bagi kita untuk bersama-sama berkontribusi dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Melalui peningkatan kapasitas petugas, kita bisa mencapai cakupan imunisasi yang tinggi dan merata,” pungkas Mulyati.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinkes Kota Cimahi dr. Mohammad Dwihadi Isnalini, menambahkan bahwa workshop ini juga menjadi bagian dari tindak lanjut Surat Edaran Wali Kota Cimahi Nomor 10 Tahun 2025, yang menginstruksikan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam program imunisasi.

 

Selain Workshop Peningkatan Kapasitas Petugas Imunisasi, Pemkot Cimahi juga melaksanakan serangkaian kegiatan pada peringatan PID 2025, salah satunya dengan menggelar “Sepekan Mengejar Imunisasi” (PENARI), launching serentak imunisasi bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta publikasi edukatif melalui berbagai kanal media.

 

Oleh karenanya, rangkaian kegiatan PID 2025 Kota Cimahi ini merupakan bagian dari komitmen besar Kota Cimahi untuk membangun generasi yang sehat dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

 

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *