Pemkot Depok Gandeng Provinsi Atasi Penurunan Tanah Pondasi Water Tank

  • Whatsapp
Wali Kota Depok Supian Suri (Tengah) diapit Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Kiri) dan Menteri ATR /BPN, Nusron Wahid

DEPOK (Jawa Barat), media3.id  – Usai menghadiri Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tata Ruang Provinsi Jawa Barat, yang berlangsung di Ruang Teratai Gedung Balaikota Depok, Jalan Raya Margonda Pancoran Mas Kota Depok, Selasa (12/3/2025), Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan terkait Water Tank atau tangki penampungan air raksasa berkapasitas 10 juta liter air yang berlokasi di Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok,  yang mengalami penurunan tanah pondasi dan berpotensi membahayakan warga sekitar, bahwa pihaknya telah melakukan konsultasi dengan Universitas Indonesia (UI) untuk melakukan kajian dalam penguatan pondasi.

Kepada awak media dihadapan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid,  ia menambahkan hal ini akan ditindaklanjuti dengan melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Read More

“Secara proses hukum, ini dimenangkan oleh kita, dimana kita juga telah berkonsultasi dengan UI untuk nantinya akan ada kajian teknis terhadap penguatan pondasi untuk keselamatan warga,” kata Supian Suri.

Selain itu, ia juga akan melibatkan Pemerintah Provinsi dalam mengatasi persoalan ini dengan melakukan penguatan terhadap pondasinya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun memberikan pesan kepada Wali Kota Depok agar tidak memberikan ketakutan kepada masyarakat dengan adanya penurunan tanah pada Water Tank. “Intinya pesan saya kepada Wali Kota Depok,  agar jangan biarkan rakyatnya mengalami ketakutan karena Water Tank. Kalau secara teknis bisa di perkokoh, hilangkan rasa takutnya di perkokoh saja,” ucap Dedi.

Dedi juga berpesan kepada Wali Kota Depok terkait kebersihan yang ada di Kota Depok. “Saya berpesan kepada Wali Kota Depok dan jajarannya,  agar kebersihan di Kota Depok untuk ditingkatkan,” pungkas Dedi.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *