Pj. Walikota Cimahi Benny Bachtiar didampingi Kadinkes Mulyati (berkacamata) foto bersama dengan warga yang mengikuti program CKG Ulang Tahun
CIMAHI, Media3.id – Pj. Walikota Cimahi Benny Bachtiar secara sigap meninjau langsung kegiatan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di Puskesmas Cipageran, Jalan Bobojong No. 148, Cipageran Cimahi Utara, beberapa pekan lalu.
Hal itu dilakukan berdasarkan program dari Pemerintah Pusat sesuai instruksi dari Presiden Prabowo, dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat Indonesia. Program CKG diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat mulai dari usia bayi sampai lanjut usia.
Benny sangat mendukung program yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan RI ini, karena program ini sangat membantu untuk meringankan beban masyarakat di bidang kesehatan.
“Alhamdulillah animo masyarakat cukup besar untuk program Cek Kesehatan Gratis ini, dan saya kira Puskesmas ini sudah cukup baik dalam memberikan pelayanan, tempat bersih dan juga sangat representatif,” ucap Benny.
Disisi lain, Benny juga menyoroti pentingnya penggunaan teknologi untuk mengurangi antrean dan meningkatkan efisiensi layanan kesehatan.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan pendaftaran daring melalui aplikasi JKN atau Satu Sehat Mobile agar tidak terjadi penumpukan di fasilitas kesehatan, hal ini penting agar pemeriksaan dapat berlangsung dengan nyaman dan efisien,” ungkapnya.
Benny harapkan dengan dilaksanakannya program ini, tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan meningkat.
“Sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah. Program CKG menjadi tonggak penting dalam investasi kesehatan preventif di Indonesia sekaligus memperkuat sistem layanan kesehatan nasional agar semakin inklusif dan merata,” tandasnya.
Begitu pula disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi Dr. Mulyati, mengungkapkan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari upaya preventif pemerintah dalam menangani berbagai penyakit yang kerap terjadi di Indonesia.
“Sebagai hadiah ulang tahun bagi masyarakat Indonesia, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini kondisi kesehatan,” ucap Mulyati.
Dengan pemeriksaan yang komprehensif seperti ini, sambung Mulyati, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka lebih awal dan mengambil langkah pencegahan sebelum penyakit berkembang lebih jauh.
Dijelaskan pula olehnya bahwa dalam pemeriksaan kesehatan program CKG tersebut mencakup berbagai aspek kesehatan.
“Mulai dari screening kekurangan hormon, deteksi penyakit jantung bawaan, pemeriksaan gizi, kesehatan mata, pendengaran, hingga tekanan darah. Untuk masyarakat dewasa dan lanjut usia, pemeriksaan lebih difokuskan pada risiko stroke, penyakit jantung, kanker, serta kesehatan mental dan fisik,” beber Mulyati.
Program ini diterapkan berdasarkan siklus hidup masyarakat dengan 3 momentum utama yaitu CKG ulang tahun, CKG sekolah, serta CKG khusus ibu hamil dan balita.

“CKG ulang tahun dimulai sejak 3 Februari dan puncaknya pada 10 Februari 2025 dengan cakupan pemeriksaan bagi anak usia 0-6 tahun dan masyarakat usia 18 tahun ke atas,” tambah Mulyati.
Dalam upaya mempermudah pendaftaran, pemerintah telah menyediakan aplikasi Satu Sehat Mobile sebagai platform utama bagi masyarakat untuk mengakses layanan pemeriksaan.
Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat memilih tanggal pemeriksaan dalam rentang waktu H+30 setelah ulang tahun mereka.
Selain itu, aplikasi ini juga memungkinkan pendaftaran keluarga atau anak dalam satu sistem yang terintegrasi.
Namun, bagi masyarakat yang tidak memiliki akses ke aplikasi digital, pendaftaran dapat dilakukan secara langsung di Puskesmas atau fasilitas kesehatan yang bekerja sama dalam program ini.
(Sinta)






