Dinkes Cimahi Periksa Kesehatan Calon Jemaah Haji Tahun 2025

  • Whatsapp

 

Calhaj sedang berkonsultasi sebelum jalani pemeriksaan kesehatan

Read More

CIMAHI, Media3.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menggelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan terhadap Calon Jemaah Haji (Calhaj) tahun 2025, di Aula Gedung B Pemkot Cimahi, beberapa pekan lalu.

 

Hal itu sebagai upaya deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) dari para Calon Jemaah Haji Kota Cimahi.

 

Adapun jumlah total Calon Jemaah Haji Kota Cimahi pada tahun 2025 tercatat sebanyak 368 orang, dengan rincian 129 orang dari Kecamatan Cimahi Utara, 83 orang dari Kecamatan Cimahi Tengah, dan 156 orang dari Kecamatan Cimahi Selatan.

 

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kota Cimahi, Puji Astuti mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan pelayanan kepada calhaj untuk pertama kalinya di tahun 2025.

 

“Program deteksi dini ini baru pertama kali kami lakukan bagi Calon Jemaah Haji tahun 2025,” ucap Puji.

 

Program ini, sambung Puji, bertujuan untuk memeriksa kesehatan seluruh Calhaj.

 

“Sebagai langkah awal agar mereka siap menjalankan ibadah dengan sehat dan aman,” katanya.

 

Hasil pemeriksaan akan menjadi data awal kondisi kesehatan Calhaj Kota Cimahi.

 

“Hasil pemeriksaan akan kami serahkan ke Puskesmas masing-masing sesuai domisili sebagai catatan pemeriksaan awal jemaah haji. Dinkes melakukan deteksi dini, sementara Puskesmas akan melengkapi pemeriksaan kesehatan,” ungkap Puji.

 

Ia menjelaskan, data hasil pemeriksaan kesehatan akan dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pengendalian Penyakit Tidak Menular (SIPTM). Setelah itu, akan diintegrasikan ke Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) dan Sistem Informasi Kesehatan khusus untuk jemaah haji, dengan target minimal 70% calon jemaah sudah terdaftar.

 

Kelayakan keberangkatan calon jemaah akan ditentukan melalui hasil pemeriksaan kesehatan atau istitha’ah yang dilakukan Puskesmas di 3 Kecamatan di Cimahi.

 

“Untuk tahun 2025, pemeriksaan kesehatan lanjutan akan ditangani oleh Puskesmas di masing-masing Kecamatan,” terang Puji.

 

Pemeriksaan kesehatan juga terbuka untuk masyarakat umum.

 

“Kegiatan ini tidak hanya melayani Calon Jemaah Haji, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum terutama yang mendampingi keluarga calon jemaah,” tutup Puji.

 

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *