KARAWANG, media3.id – Plafon di salah satu gedung SMAN VI Karawang, Kabupaten Karawang, Jawa Barat rusak dan belum diperbaiki oleh sekolah. Padahal dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ada anggaran untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.
Dari informasi yang diterima redaksi SMAN VI Karawang menghabiskan anggaran untuk pemeliharaan sarana dan prasarana lebih kurang kurang 645 juta di tahun 2024.
Anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana tersebut bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah tahun 2024 tahap satu dan tahap dua yang sudah direalisasikan oleh sekolah.
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp Kepala Sekolah SMAN VI Karawang Basuki Priatno tak menampik soal adanya gedung sekolah yang sudah rusak. Namun pihak sekolah tidak melakukannya perbaikan karena kata dia ada 6 ruangan yang rusak berat, dan pihak sekolah sudah mengajukan rehab tahun 2023 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Ruangan ini sudah mengajukan rehab DAK 2024 karena bukan kerusakan ringan. Ada enam ruangan yang diajukan rehab. Diajukan nya 2023,” kata Basuki, Senin (10/02/25).
Walaupun sudah diajukan, kata dia, namun di tahun 2024 belum realisasi karena kerusakan 6 ruangan di SMAN VI Karawang tidak termasuk prioritas, dan tahun ini pihak sekolah kembali mengajukan rehab 6 ruangan.
“Namun kuota Karawang terbatas. SMAN 6 tidak masuk prioritas. Tahun ini sudah diajukan lagi,” tuturnya.
“Mudah-mudahan terealisasi tahun. Mohon bantuannya atuh Supaya cepet turun daknya,” pungkasnya.






