Lurah Cibabat Muhammad Faisal saat membacakan laporan dalam Musrenbang
CIMAHI, Media3.id – Setelah dilaksanakannya Focus Group Discussion (FGD) pada hari Kamis 16 Januari 2025, Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Partisipatif Tahun 2025, yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Cibabat, Jalan Sirnarasa No. 18, Cibabat Cimahi Utara, pekan lalu (Selasa, 21/1/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Bina Wilayah (Binwil) Kelurahan Cibabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi Dra. Hj. Ipah Latifah dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi Dr. Mulyati, Camat Cimahi Utara Rully Sulfanorida, Lurah Cibabat Muhammad Faisal, Kapolsek Cimahi Utara, Danramil 0911.
Hadir pula anggota DPRD Kota Cimahi Dapil Kelurahan Cibabat dan Pasirkaliki, Fredy Siagian dari Fraksi PDIP, Para Kepala Sekolah se Kelurahan Cibabat, Para Ketua Lembaga, Ketua RT dan RW, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan para tamu undangan lainnya.
Lurah Cibabat Muhammad Faisal dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Musrenbang Kelurahan Cibabat dilaksanakan dengan tujuan sebagai media bagi para pemangku kepentingan untuk saling bertukar informasi dalam rangka menyampaikan dan memahami isu-isu masalah pembangunan yang ada di tingkat kelurahan, sekaligus mendorong pelibatan para pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan perencanaan.
“Selain itu, mengidentifikasi dan membahas isu-isu dan permasalahan pembangunan di bidang Ekonomi, Pemerintahan, Fisik dan Sosial Budaya,” ucap Faisal.
Kemudian, sambung Faisal, Musrenbang ini dilakukan untuk mengembangkan kelembagaan, menggalang menguatkan sumber daya kerangka proses yang diperlukan untuk mengatasi isu dan permasalahan prioritas pembangunan.

“Juga sebagai sarana untuk mensinkronkan pendekatan “top-down” dan “bottom-up” berdasarkan pendekatan penilaian kebutuhan masyarakat dengan penilaian yang bersifat teknis,” terangnya.
Faisal menyebutkan bahwa kegiatan Musrenbang Partisipatif tingkat Kelurahan Cibabat Tahun 2025 dibiayai dari dana APBD Kota Cimahi yang tertuang dalam DPA Kelurahan Cibabat tahun 2025.
Usai acara saat dikonfirmasi, Faisal mengatakan bahwa kegiatan Musrenbang adalah tahapan lanjutan dari kegiatan FGD setelah rembug warga di tingkat RW.
“Dari ke 4 bidang, terdapat 10 usulan di bidang Ekonomi, 10 usulan juga di bidang Pemerintahan, 29 usulan di bidang Sosial Budaya, dan paling banyak di bidang Fisik ada 32 usulan, total berjumlah 81 usulan,” ujar Faisal.
Masing-masing bidang mempunyai skala prioritas utama, kata Faisal.
“Operasi Pasar Murah (OPM) Sembako dan Gas 3 kg menempati urutan pertama di bidang Ekonomi, lalu di bidang Pemerintahan ada peningkatan insentif Ketua RT, RW dan LINMAS untuk urutan pertamanya,” beber Faisal.
Kemudian, lanjut Faisal, di bidang Fisik yang menjadi prioritas utama adalah pembangunan drainase permukiman.
“Dan yang terakhir di bidang Sosial Budaya ada 2 usulan yang menempati urutan pertama, yaitu penambahan kuota santunan bagi Mustahik (Janda, Lansia, Fakir, Miskin, Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas) dan peningkatan insentif guru ngaji dan guru PAUD,” paparnya.
Selanjutnya menurut Faisal, semua usulan dari masing-masing bidang akan dibawa ke Kecamatan dan Kota.
“Mudah-mudahan segala aspirasi dari masyarakat ini dapat terealisasi di tahun 2026 nanti,” tandasnya.
(Sinta)






