Kepala Puskesmas Kutawaluya Tak Menyangkal Dugaan limbah Medis Yang Tercecer di Belakang PONED

  • Whatsapp

Puskesmas Kutawaluya 

 

Read More

KARAWANG, Media3.id – Puskesmas sudah semestinya memberikan contoh bagi Klinik, praktek dokter, dan praktek bidan. Namun yang terjadi di Puskesmas Kutawaluya, Kabupaten Karawang diduga terdapat limbah medis yang tercecer di belakang PONED.

 

Dugaan adanya ceceran limbah medis sempat diakui oleh Umar bagian kesehatan lingkungan (kesling) di puskesmas Kutawaluya. Namun kata dia limbah medis yang tercecer sudah dibersihkan termasuk limbah rumah tangga yang menumpuk di bak sampah yang berdampak bau busuk karena limbah rumah tangga ada yang tidak dimasukan ke dalam kantong plastik.

 

Setelah diberitakan oleh media3.id, membuat kepala puskesmas Kutawaluya gerak cepat membersihkan dugaan ceceran limbah medis di belakang PONED, bahkan limbah rumah tangga yang tadinya menumpuk di bak sampah juga telah dibersihkan dan dimasukkan ke dalam plastik hitam sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

 

Bukan hanya limbah medis dan Limbah rumah tangga yang di bersihkan, bahkan rumput liar di samping puskesmas pun turut dibersihkan sehingga disaat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang sidak ke puskesmas tidak menemukan limbah medis yang tercecer.

 

Namun soal dugaan adanya limbah medis yang tercecer di belakang PONED tak disangkal oleh dr Hasan Hariri kepala Puskesmas Kutawaluya. Menurutnya limbah medis yang tercecer diduga dari pasien yang rawat jalan, akan tetapi tidak menutup kemungkinan limbah medis yang tercecer tersebut limbah medis lama yang ketutup

 

“Mungkin ada pasien yang rawat jalan tapi mungkin kayaknya sih vial sudah lama, begitu di keruk kayaknya ada di sebelah sampah rumah tangga,” kata kepala puskesmas Kutawaluya kepada wartawan di Kantin samping gedung PONED puskesmas Kutawaluya, Rabu (15/01/25).

 

Namun kini kepala puskesmas kembali memperketat bahkan membuat SOP yang lebih ketat karena limbah medis maupun limbah non medis harus dimasukkan ke dalam plastik yang disediakan sehingga ketika di bawa ke tempatnya tidak akan tercecer.

 

“Sekarang sudah buat SOP yang sudah diperbaharui. Limbah dari perawatan sudah dikemas langsung secara aturan SOP nya itu 2X24 jam ditaruh di tempatnya,” jelasnya

 

Reporter: D H

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *