Pemkot Cimahi Gelar Peningkatan Wawasan Bagi Pengajar Al-Qur’an Gelombang 3 Tahun 2024

  • Whatsapp

CIMAHI, Media3.id – Pemerintah Kota Cimahi melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cimahi kembali menggelar kegiatan Peningkatan Wawasan Bagi Pengajar Al-Qur’an di Kota Cimahi Tahun 2024 Gelombang 3, di Ballroom MPP Kota Cimahi, Jalan Aruman, Pasir Kaliki Cimahi Utara, Kamis (7/11/2024).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 peserta dengan menghadirkan narasumber dari Lembaga Demam Al-Qur’an Cimahi Ustadz Abu Rabbani.

Read More

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Cimahi H. Sugeng Budiono, S.Sos., M.T., yang membuka acara tersebut menjelaskan bahwa pihaknya bekerjasama dengan Yayasan Demaji (Demam Mengaji) pimpinan Ustadz Abu Rabbani dalam peningkatan wawasan bagi guru ngaji di Kota Cimahi.

“Jadi untuk kegiatan kali ini mengajarkan tentang teknik membaca Al-Qur’an secara cepat,” ujar Sugeng.

Memang guru ngaji ini sudah mempunyai ilmu yang mumpuni, sambung Sugeng, akan tetapi ada tambahan ilmu dari Ustadz Abu Rabbani.

“Bagaimana caranya membaca Al-Qur’an secara cepat yang nantinya akan ditularkan ke seluruh masyarakat Kota Cimahi dan diupayakan agar yang buta huruf Al-Qur’an di Kota Cimahi ini bisa nol,” ungkapnya.

Sugeng harapkan dengan adanya tambahan ilmu ini, para guru ngaji di Kota Cimahi mempunyai wawasan, mempunyai cara mengajar dan membaca Al-Qur’an secara lebih cepat lagi.

Diterangkan olehnya bahwa Demaji ini adalah suatu metode praktis belajar membaca Al-Qur’an.

“Suatu metode yang lebih mudah agar dapat difahami masyarakat dalam belajar membaca Al-Quran. Peserta yang dari nol tidak bisa baca tulis Al-Qur’an, dalam tempo 6 jam sudah bisa baca tulis Al-Qur’an,” jelasnya.

Sugeng mengungkapkan pula bahwa kegiatan Peningkatan Wawasan Bagi Pengajar Al-Qur’an di Kota Cimahi ini merupakan kegiatan gelombang ketiga di Tahun 2024.

“Sebelumnya kegiatan ini sudah dilaksanakan sebanyak 4 kali di Tahun 2023, kalau dihitung dengan tahun lalu, berarti kegiatan sekarang ini sudah masuk gelombang ketujuh, dan artinya kalau sekarang diikuti 100 peserta berarti jumlah total keseluruhan ada 700 peserta yang sudah mendapatkan pelatihan ini,” ulasnya.

Sugeng menyebutkan bahwa pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan ini secara bertahap bergantian kepada peserta yang belum mendapatkan pelatihan ini.

“Alhamdulillah, kami sudah rutin lakukan kegiatan pembinaan hampir 2 tahun ini. Untuk selanjutnya, kedepan kami akan undang para peserta lain yang belum mendapatkan materi ini,” imbuhnya.

Sugeng berharap melalui kegiatan ini, Kota Cimahi dapat menjadi kota yang agamis yang tentunya diisi dengan hal-hal yang positif yang berkaitan dengan agamis.

“Acara ini sangat mendukung sekali karena dapat memajukan pemeluk agama Islam, yang belum bisa baca tulis Qur’an menjadi mampu baca tulis Qur’an secara cepat. Mudah-mudahan dengan ini, visi misi agamis dapat tercapai di Kota Cimahi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Acara, H. Aang Umansyah menyampaikan laporan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan wawasan bagi pengajar Al-Qur’an di Kota Cimahi dengan diikuti 100 orang peserta.

“5 orang Pengajar Al-Qur’an per kelurahan dengan jumlah keseluruhan 75 orang, 5 orang Pengajar dari Lembaga FKDT Kota Cimahi, 5 orang Pengajar dari Lembaga FKPQ Kota Cimahi, dan 3 orang Pengajar Al-Qur’an untuk 5 Ormas Islam dengan jumlah keseluruhan 15 orang,” ungkap Aang.

Aang pun menyebutkan bahwa anggaran pelaksanaan kegiatan ini dibebankan kepada APBD Kota Cimahi Tahun 2024.

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *