Oknum Camat dan Bidan di Karawang dituding Melakukan Asusila di Dalam Mobil. BKPSDM Masih Cari Bukti 

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id – Hingga saat ini belum ada bukti yang akurat soal tudingan oknum Camat Jayakerta dan bidan melakukan asusila di dalam mobil tepatnya di halaman parkir rumah sakit Hastin Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

 

Read More

Dari hasil wawancara salah satu pegawai Puskesmas Jayakerta, bahwa oknum bidan yang dituding melakukan perbuatan tidak terpuji dengan oknum Camat Jayakerta soal tudingan tersebut diduga tidak benar. Karena saat ditanya olehnya, oknum bidan tersebut hanya mengaku ngobrol dengan oknum camat inisial G di dalam mobil.

 

“Dari pengakuannya di dalam mobil hanya ngobrol , soal perbuatan itu disangkal artinya tandanya dia tidak melakukan perbuatan itu atau perbuatan yang diviralkan,” kata salah satu pegawai Puskesmas kepada media3.id Kamis (12/09/24)

 

Bahkan kata dia, ia sempat menanyakan soal kabar yang beredar di masyarakat dan media sosial yang kabarnya keduanya digerebeg oleh oleh warga dan di giring ke rumah sakit Hastin.

Dari pengakuannya bahwa ia dan oknum camat tersebut tidak di grebeg dan di giring ke rumah sakit Hastin melainkan disuruh pindah ngobrolnya di dalam rumah sakit.

 

“Saya tanya berdasarkan informasi dari warga atau yang melihat kejadian katanya mobilnya bergoyang sampai akhirnya di grebeg warga akhirnya digiring ke Hastin. Kalau itu dia tidak mengakui, tidak mengakui di grebeg warga digiring warga. Dia bilangnya disuruh masuk ke rumah sakit Hastin dan ngobrolnya pindah ke rumah sakit disuruh pindah ngobrolnya kata yang bersangkutan,” pungkasnya.

 

Sebelumnya Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang belum memiliki bukti kuat atau lengkap soal dugaan perbuatan asusila antara Oknum Camat Jayakerta dengan Oknum Bidan Puskesmas Jayakerta, Kabupaten Karawang.

 

Hal itu disampaikan oleh Sekertaris BKPSDM Kabupaten Karawang Gery S Samrodi saat dikonfirmasi awak media soal dugaan esek-esek oknum Camat Jayakerta dengan Oknum Bidan Jayakerta di dalam mobil di halaman parkir Rumah Sakit Hastin, Rengasdengklok hingga mobil bergoyang-goyang.

 

Bahkan Gery membuka ruang kepada publik bila memiliki bukti kuat soal dugaan esek-esek hingga mobil bergoyang, dirinya menerima sebagai bahan pertimbangan untuk memberikan sanksi tegas ke pada oknum camat dan oknum bidan.

 

“kami menunggu dari masyarakat Jayakerta, kalaupun ada bukti-bukti yang memang menjurus terhadap oknum camat yang diduga melakukan tindakan asusila, kami membuka ruang dan ini teman-teman media tolong kalau memang memiliki bukti monggo. Kami tunggu di BKPSDM untuk menyerahkan bukti,” kata Gery kepada wartawan, Rabu (11/09/24).

 

Karena kata dia dalam hal ini BKPSDM masih melakukan pemeriksaan terhadap oknum camat, sehingga perlu bukti-bukti yang mengarah tindakan asusila dan kini BKPSDM menunggu bukti-bukti baru baik dari masyarakat maupun dari kalangan jurnalis.

 

“Karena sampai saat ini melakukan pemeriksaan khawatir ada berita-berita yang tidak tepat, itulah kita tunggu bukti-buktinya,” ucapnya

 

Saat ditanya oleh wartawan terkait berita yang telah beredar, Heri menjawab “Kalau untuk berita yang beredar makanya kan kami tegas di sini dan sudah kami infokan ke teman-teman masyarakat bahwa kami program pemerintah daerah kabupaten Karawang BKPSDM kamu sudah melakukan menonaktifkan sementara oknum camat tersebut,” pungkasnya.

 

Reporter: D H

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *