KARAWANG, media3.id- Siswa yang melakukan kesalahan atau nakal biasanya akan berurusan dengan guru Bimbingan Penyuluhan (BP) untuk diberikan nasihat agar tidak melakukan kesalahan atau perbuatannya lagi.
Namun yang terjadi di SMAN 1 Karawang ternyata guru BP ini dicari oleh siswa untuk menyampaikan Curahan Hati (curhat), baik mengenai permasalahan pribadinya maupun curhat soal perguruan tinggi yang cocok untuk melanjutkan pendidikan.
Saat diwawancara, Nuraeni S.Pd guru BP di SMAN Karawang menjelaskan bahwa dirinya tidak menyangkal terkadang ada siswa yang selisih paham dan minta petunjuk atau arahan dan di selesaikan di guru BP dan setelah itu para siswa kembali baikan seakan-akan tidak ada masalah.
Namun yang terbanyak, banyak siswa datang ke guru BP untuk menyampaikan curhat baik mengenai pribadi, permasalahan dengan orang tua hingga minta saran perguruan tinggi mana yang cocok untuk dirinya (siswa) bila melanjutkan kuliah.
“Kalau di SMAN 1 Karawang itu kalaupun ada permasalahan siswa itu datang ke saya, lebih banyak yang konsul tentang ke perguruan tinggi. Dan mereka (siswa) yang Konsul mulai dari kelas 10, kelas 11 dan kelas 12,” kata Nuraeni S.Pd di ruang tamu SMAN 1 Karawang, Rabu (22/05/24)
“Jadi mereka itu datang ke kita lebih banyak untuk konsul mengenai perguruan tinggi. Kalaupun ada permasalahan kenakalan remaja itupun permasalahan kecil sama teman-temannya di kelas misalkan bercanda tanpa disadari ada kata-kata mungkin menurut temannya merasa tersinggung dan minta diselenggarakan di guru BP sebagai penengah dan setelah itu mereka baikan kembali,” tuturnya.
Bahkan kata dia, banyak siswa yang menghubunginya melalui WhatsApp minta waktu. Adapun tujuannya tak lain hanya untuk curhat baik soal perguruan tinggi maupun masalah pribadinya, sehingga ia menyatakan waktu.
“Hari inipun ada siswa yang curhat ke guru BP. Jadi siswa di sini tidak sungkan untuk menyampaikan curhatannya, bahkan ada juga siswa yang buat janji melalui WhatsApp mau curhat. Lalu kita cari waktu,” pungkasnya.
Reporter: D H






