FRDB Reborn Kota Banjar Siap Kawal Pilwalkot dan Kinerja Pejabat Pemkot Banjar

  • Whatsapp

Kota Banjar, Media3.id – FRDB Rebon kota Banjar mengadakan silaturahmi dan buka puasa bersama di Rumah Makan Bety Jalan Tanjungsukur, Kamis (21/3-24). Dalam Pertemuan Silaturahmi ini juga membahas tentang kota Banjar ke depan.

Juru bicara FRDB Reborn Ujang Solihin mengatakan,  FRDB Rebon mengawal Pilkada kota Banjar yang mandiri dan lepas dari Intervensi Walikota yang akan datang. Tak hanya itu Birokrasinya pun harus mandiri, Cerdas, lepas dari Intervensi dari pihak manapun.

Read More

 

“Saat ini kita meminta kepada pemerintah kota Banjar dan para pejabat harus kreatif dan inovatif dalam membangun kota Banjar kedepannya.” Ucapnya.

 

Tak hanya itu FRDB Rebon siap mengawal dan memantau pengembalian kerugian keuangan Negara ke KPK RI, yang belum dikembalikan dan disetorkan ke kas Negara sebesar Rp 958 juta dari total Rp 10,2 Milyar.

Sementara itu Ustad Tohir juga angkat bicara, ingin melanjutkan perjuangan dalam menuntaskan kasus-kasus Mega korupsi periode 2014-2018 sebelumnya.

“Pertemuan silaturahmi ini yang intinya FRDB Rebon akan Action kembali untuk eksis mengawal Kota Banjar menjelang Pilkada nanti, seiring dengan keinginan “Kota Banjar Bangkit dan Mandiri Tanpa Intervensi”. Tegasnya.

 

Solihin menambahkan, adapun aktivitas ke depan diantaranya,  akan menindaklanjuti kaitan beredarnya kabar tentang, masih adanya beberapa Pejabat Birokrasi Banjar yang masih bolak balik ke LP Sukamiskin untuk mengahadap meminta arahan/petunjuk,  dari HS. yang disinyalir hal ini juga diikuti oleh beberapa Calon-calon Walikota yang datang. Bertemu dan hadir untuk sowan dan minta restu kesana.

 

“Dalam waktu dekat juga kami dari FRDB Reborn akan melakukan aktivitas Jilid 2 dengan Mendatangi KPK untuk mempertanyakan tetang Kasus-kasus lainnya yang sudah dilaporkan, Periode tahun 2013-2018. Berikut konfirmasi Kebenaran Berita tentang tindak lanjut cicilan pengembalian uang ke negara. oleh (HS) terkait Kasus yang sudah divonis dalan periode 2008-2013.” Jelasnya.

 

(tema)

Editor: Redaksi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *