KARAWANG, Media3.id – Salah satu orang tua siswa kelas 12 SMAN 1 Rengasdengklok, Kabupaten Karawang mengeluh atas biaya wisuda pelepasan siswa yang nominalnya diatas satu juta rupiah.
Padahal sebelumnya orang tua siswa sudah melunasi biaya uang bangunan sebesar 4,7 juta namun lagi-lagi orang tua siswa diduga kembali dibebankan biaya oleh pihak sekolah SMAN 1 Rengasdengklok.
Sebut saja P salah satu orang tua siswa kelas 12 di SMAN 1 Rengasdengklok. ia mengeluh atas biaya sekolah yang menurutnya terlalu besar karena selain uang bangunan, ia mau tidak mau mesti membayar biaya wisuda anaknya yang nominalnya diatas satu juta rupiah
“Sekolah negeri tapi kok biayanya gede banget. Apalagi anak saya lulus tahun ini, pungutannya macam-macam ada segala wisuda, inilah, itulah bahkan biayanya diatas satu juta,” kata P kepada wartawan media3.id, Senin (04/03/24).
Menurutnya biaya pelepasan siswa atau wisuda yang dibebankan kepada orang tua siswa cukup mahal karena diatas satu juta rupiah. Karena kata dia tidak semua orang tua siswa mampu dengan biaya yang dibebankan kepada orang tua siswa kelas 12
“Saya enggak bisa nyebutin nominal, yang jelas biayanya (pelepasan siswa) satu juta lebih. Karena menurutnya tidak semua wali murid semuanya mampu,” ungkapnya.
Iapun tidak bisa menolak karena kata dia biaya tersebut mesti dibayar ke sekolah untuk biaya perpisahan dan lainnya. Sehingga ia mau tidak mau harus jerih payah mencari uang disaat harga sembako mahal.
“Inikan mau tidak mau selaku orang tua siswa harus diwajibkan bayar wisuda, perpisahan. Intinya terlalu berat bagi orang tua siswa,” tuturnya.
Orang tua siswa yang saat ini duduk di bangku kelas 12 tersebut kembali mengungkap biaya sebelumnya yang pernah dibayar ke sekolah yaitu biaya bangunan yang nominalnya diatas 4 juta rupiah waktu anaknya masuk sekolah dan baru lunas pada saat kelas 12.
“Belum lagi bangunan, bangunan itu empat juta tujuh ratus per satu siswa. Termasuk anak saya juga diminta empat juta tujuh ratus,” ungkapnya
“Saya pikir enggak ada biaya lagi ternyata masih ada biaya wisuda dengan sebagainya,” pungkasnya.
Namun saat wartawan media3.id hendak konfirmasi ke SMAN 1 Rengasdengklok, pihak security menjelaskan bahwa Humas SMAN 1 Rengasdengklok sedang tidak ada di sekolah.
“Humasnya pak Leksi tapi beliau sedang keluar,” kata security menjelaskan kepada wartawan media3.id di gerbang sekolah SMAN 1 Rengasdengklok, Senin (04/03/24).
Reporter: Daman Huri






