Kota Banjar, Media3.id – Seorang anak yang terkena wabah demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Lingkungan Cikabuyutan Barat 3/10 Kelurahan Hegarsari. Kota Banjar, Jawa Barat Selasa Sore, (20/02/2024) meninggal dunia.
“Ponakan saya meninggal dunia di RSUD Kota Banjar karna terkena DBD, selama tiga hari di rawat d RSUD kota Banjar.” Kata Dona Erlangga (Paman Korban).
Sementara itu orang tua korban, Romi Suganda dan Dini Nurjanah, belum bisa dimintai keterangan, pasalnya orang tua korban masih berduka. Korban bernama Muhammad Atala Rahman (7) salah satu murid SD 2 Hegarsari. Anak pertama dari dua bersaudara.
Dona Paman korban menuturkan, siswa kelas 1 SD tersebut sebelumnya pulang dari sekolah tidur dan demam panas, lalu dikompres dan diberi obat penurun panas oleh ibunya, namun tak kunjung turun demamnya. Kemudian dilarikan ke RSUD Kota Banjar, untuk mendapatkan perawatan. Pada Minggu, (18/02/2024). Dikarenakan tidak ada dokter pada hari Minggu pasien menunggu Senin, (19/02/2024) untuk diperiksa. Hingga akhir korban dilarikan ke ICU hingga akhir meninggal dunia pada Selasa sore. (20/02/2024)
Menurut Aan tetangga Rumah Korban, sudah ada empat yang terjangkit DBD di RW 10 lingkungan Cikabuyutan Barat. kawasan pemukiman saat ini sedang dalam kondisi darurat wabah DBD.
“Sampai saat ini belum ada penanganan dari dinkes kota Banjar, karena sekarang sudah ada yang meninggal dunia,” kata Aan.
Dona menambahkan, wabah DB di RW 10 meresahkan warga, karena rentang waktu antar anak yang terjangkit berdekatan. Apalagi, sampai sekarang tidak dilakukan fogging.
“Saya berharap dinas kesehatan kota Banjar bisa melakukan pengawasan dan pendampingan kepada masyarakat dengan melakukan sosialisasi kepada warga. Atau kalo bisa di Fogging.” Tandasnya.
(Degum)






