Muncul Suspek Cacar Monyet Asal Cianjur, Dinkes Cimahi Telusuri Warga yang Sempat Kontak Erat

  • Whatsapp

Ilustrasi penyakit cacar monyet atau monkeypox

CIMAHI, Media3.id – Dinas Kesehatan Kota Cimahi langsung melakukan penelusuran seseorang yang diduga kontak erat dengan pasien suspek di Cianjur untuk penanganan lebih lanjut. Hal itu menyusul informasi bahwa ada seorang warga yang berdomisili di Leuwigajah Kota Cimahi yang diketahui menjadi kontak erat dari kasus suspek cacar monyet atau monkeypox di Kabupaten Cianjur.

Read More

 

Penelusuran kontak erat dilakukan Dinkes Cimahi melalui Puskesmas ke salah satu kontrakan di wilayah Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan. Dan dari hasil penelusuran tersebut ditemukan satu orang yang memang kontak erat dengan pasien suspek di Cianjur.

 

“Kami melakukan penelusuran ke wilayah yang pernah dia tinggal dan hasilnya ada satu orang yang kontak erat kemudian kami langsung melakukan pemeriksaan,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mohammad Dwihadi Isnalini, beberapa waktu yang lalu.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, pihaknya memastikan bahwa warga tersebut tidak mengalami gejala penyakit monkeypox, termasuk gejala gatal-gatal yang dirasakan oleh warga asal Kabupaten Cianjur.

 

“Penelusuran dilakukan untuk memastikan tidak ada warga Kota Cimahi yang terpapar cacar monyet. Jadi kami lakukan penelusuran terhadap kontak eratnya saja, dan hasil pemeriksaan dia tidak merasakan gejala yang sama dengan pasien suspek asal Cianjur,” ucap Dwihadi.

 

Menurutnya, warga tersebut tidak mengalami gejala monkeypox karena sudah meninggalkan lokasi sebelum pasien suspek itu mengalami gejala penyakit tersebut.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mohammad Dwihadi Isnalini

“Pasien suspek monkeypox sempat diperiksa di Puskesmas Padalarang, memang awalnya mengaku berdomisili di Cimahi. Tetapi setelah kami konfirmasi ulang, dia sudah kembali lagi ke Cianjur, sehingga saat ini ditangani Dinkes Kabupaten Cianjur,” jelasnya.

 

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *