Peringati HUT RI ke 78, UPTD Pasar Kota Cimahi dan Disdagkoperind Gelar Festival Pasar Rakyat 

  • Whatsapp

Pj. Walikota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan (Tengah Kanan) didampingi Kadisdagkoperind Kota Cimahi Hella Haerani (Kiri) memberikan Trophy dan Piagam Penghargaan kepada Pemenang Pertama Lomba Yel-Yel Kang Jepri dari Pasar Cimindi (Tengah Kiri)

CIMAHI, Media3.id – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Kota Cimahi berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi menggelar Festival Pasar Rakyat untuk Kemerdekaan dengan tema “CIMAHI NGAHIJI, Pedagang Pasar se Kota Cimahi”, di Lobby Pasar Atas Baru Cimahi, Jalan Pasar Atas No. 76-70, Cimahi Tengah, Kamis (31/8/2023).

Read More

 

Kepala UPTD Pasar Kota Cimahi Andri Gunawan secara langsung sebagai pembawa acara dalam Festival Pasar Rakyat dalam rangka memeriahkan Kemerdekaan HUT RI sekaligus menghibur para pedagang pasar se Kota Cimahi.

 

Dalam Festival Pasar Rakyat tersebut pula disertakan Lomba Karaoke dan Lomba Yel-Yel Pedagang Pasar se Kota Cimahi yang diikuti oleh para peserta yang merupakan para pedagang dari 7 pasar yang ada di Kota Cimahi, yang terdiri dari Pasar Atas Baru, Pasar Cimindi, Pasar Citeureup, Pasar Melong, Pasar Antri, Pasar Baros dan Pasar Rancabentang.

 

Acara tersebut dihadiri Pj. Walikota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan, Penggerak Pasar Rakyat Jawa Barat Lik Gayantini Ari, Kepala Disdagkoperind Kota Cimahi Hella Haerani, Sekretaris Disdagkoperind Kota Cimahi Taryadi Ahmad Taufik, Kabid Perdagangan Disdagkoperind Sri Wahyuni, dan Kepala UPTD Pasar Kota Cimahi Andri Gunawan.

 

Pj. Walikota Cimahi H. Dikdik Suratno Nugrahawan sangat mengapresiasi kegiatan Festival Pasar Rakyat tersebut,

 

“Festival Pasar Rakyat ini dilaksanakan, yang pertama untuk membuat Kota Cimahi jadi meriah, dan yang kedua dimaksudkan agar pasar-pasar tradisional khususnya di Kota Cimahi ini supaya tetap bertahan untuk melawan pasar modern,” ucap Dikdik.

 

Ia pun memberi semangat kepada seluruh para pedagang pasar, bahwa pasar tradisional harus tetap dapat berkembang.

 

“Agar pasar tradisional ini tetap bertahan dan berkembang, syaratnya yakni membuat para pembeli yang datang ke pasar ini nyaman,” saran Dikdik.

 

Begitu pula dengan keadaan pasar tradisional, dikatakannya, semuanya harus serba bersih, kalau tidak mengindahkan syarat-syarat tersebut, pasar tradisional akan kalah dan tergilas oleh pasar modern.

 

“Selain dalam masalah kebersihan, cara berjualan juga harus ramah dan penuh dengan senyum, apabila ada konsumen/pembeli yang menawar dagangan kita, jangan marah, itu hal biasa, karena pembeli adalah raja,” tegas Dikdik.

 

Disamping itu, katanya kembali, pasar tradisional mempunyai kelebihan dari pasar modern.

 

“Kalau di pasar tradisional semua kebutuhan masyarakat ada, seperti contohnya di pasar modern tidak ada yang jual gerabah juga coet serta ketel, tapi di pasar tradisional semua tersedia,” jelasnya.

 

Maka dari itu, dengan adanya kelebihan dari pasar tradisional ini, diharapkan para pedagang dapat memanfaatkannya supaya banyak pembeli yang datang.

 

“Dan saya ingatkan kepada para pedagang untuk bisa saling mengingatkan antara satu sama lain mengenai kebersihan pasar, supaya pasar tradisional itu tetap bersih dan enak dipandang,” imbau Dikdik.

 

Karena dijelaskannya, menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kota Cimahi menduduki posisi ke 5 se Jawa Barat yang merupakan sebuah kota tersepi.

 

“Dengan adanya semarak Festival Pasar Rakyat ini, mudah-mudahan Cimahi menjadi lebih semarak dan tidak sepi lagi,” tandasnya.

 

Begitu pula diungkapkan Ketua Panitia acara Festival Pasar Rakyat, Asep Rohendi yang akrab dipanggil Jepri ini, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempersatukan para pedagang pasar se Kota Cimahi,

 

“Supaya lebih kompak dan solid sekaligus silaturahmi yang lebih akrab lagi,” terang Jepri.

 

Sedangkan lomba yang ditampilkan dalam acara ini, kata Jepri yaitu Lomba Karaoke dan Lomba Yel-Yel semangat Kemerdekaan HUT RI ke 78.

 

“Kita hanya melaksanakan lomba karaoke dan lomba Yel-Yel saja, dan untuk juara akan diberikan Trophy, Piagam dan uang kadeudeuh,” papar Jepri.

Foto bersama Pj. Walikota Cimahi bersama para pedagang pasar se Kota Cimahi

Ditambahkannya, para peserta yang mengikuti lomba, murni dari seluruh pedagang pasar se Kota Cimahi.

 

“Ini murni para pesertanya dari para pedagang pasar, tidak ada yang dari luar pasar, karena kita gali potensi yang ada di pasar-pasar se Kota Cimahi,” ucap Jepri.

 

Ia harapkan gelaran Festival Pasar Rakyat ini kedepan dapat menjadi agenda tahunan.

 

Terkait anggaran kegiatan ini, disebutkannya dari sumbangan berbagai sponsor dan dari iuran paguyuban-paguyuban para pedagang pasar.

 

Sekretaris Disdagkoperind Kota Cimahi Taryadi Ahmad Taufik dan Kabid Perdagangan Disdagkoperind Sri Wahyuni selaku Juri dalam Lomba Karaoke mengumumkan para pemenang lomba karaoke, sebagai berikut ;

 

Juara I diraih oleh Hani dari Pasar Atas Baru

Juara II diraih oleh Ujang dari Pasar Cimindi

Juara III diraih oleh Yuli dari Pasar Rancabentang

 

Sedangkan Juara Harapan, terdiri dari ;

 

Harapan I diraih oleh Ayu dari Pasar Citeureup

Harapan II diraih oleh Rifki dari Pasar Cimindi

Harapan III diraih oleh Farid dari Pasar Rancabentang

 

Dan untuk Lomba Yel-Yel dimenangkan oleh ;

 

Pasar Cimindi sebagai Juara I

Pasar Atas Baru sebagai Juara II dan Juara III

 

Hadiah diserahkan langsung oleh Pj. Walikota Cimahi selaku Juri Lomba Yel-Yel dalam Festival Pasar Rakyat tersebut.

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *