BANDUNG.MEDIA3.ID,-Dalam rangka memperingati hari jadi kota Bandung ke 213 seluruh stakeholder dan masyarakat mengadakan aksi membersih kan sampah di anak sungai Cipanya wilayah Rt 01/ Rw 05 kelurahaan Cigondewah kidul kecamatan Bandung kulon kota Bandung Sabtu 16/09/23 dengan volume sampah yang dibersihkan dan diangakat + 2 m3.
Hadir dalam kegiatan bersih-bersih ini dari Dinas sumber daya air dan bina marga,Camat Bandung kulon,kapolsek bandung kulon,Danramil 1806,sekcam,Lpm,Lurah sekecamatan Bandung kulon,ketua karang taruna,ketua KNPI,ketua Forum kecamatan sehat,para kasi kasubag kecamatan,DLHK kota Bandung korwil Bandung kulon,petugas kebersihan dan trantib kecamatan,petugas gober kelurahan sekecamatan dan Satgas Citarum harum sektor 22 sub 02.
Menurut Peltu Aris santoso Dansub 02 sektor 22 satgas Citarum harum sesuai dengan perpres no 15 tahun 2018 tentang percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan das citarum dan sesuai dengan salah satu rencana aksi sektor 22 citarum harum dalam penanganganan sampah satgas bersama dengan unsur wilayah khususnya kecamatan Bandung kulon berkolaborasi dalam kegiatan pembersihan anak sungai dimana disitu banyak terjadi penumpukan sampah.
Bersih – bersih, kerja bakti adalah budaya kita, budaya itu yang harus kita dorong agar masyarakat dapat secara terjadwal melakukan kegiatan tersebut dan bukan hanya saat moment tertentu saja. “Tetap semangat bekerja dan tetap semangat jaga kebersihan lingkungan.”ucap Aris
Aksi bersih-bersih sungai ini, ujar Aris, juga untuk menggugah semangat masyarakat agar peduli terhadap lingkungan. Terutama memberikan kesadaran bagi warga untuk tidak membuang sampah di sungai.
Menurut Aris, sebagian warga masih ada yang membuang sampah di sungai. Untuk itu, dia meminta sekaligus menghimbau pada warga agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
”Ada puluhan petugas dibantu masyarakat . Kami bersama-sama membersihkan tumpukan sampah yang menghalangi arus sungai,” ucapnya.
Karena tumpukan sampah ini sangat menganggu arus sungai. Aliran air tersumbat, gara-gara sampah sudah terlalu banyak menumpuk.
(Acep)






