KARAWANG, Media3.id – Ketua DPRD Kabupaten Karawang menerima audiensi perwakilan petani kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang. Para petani tersebut mengaku kesulitan air disaat musim tanam padi akibat pendangkalan irigasi. Jumat (21/07/23).
Bertempat di ruang rapat DPRD Kabupaten Karawang ketua DPRD menerima audiensi perwakilan petani kecamatan Kutawaluya. Adapun alasan petani audiensi ke DPRD kabupaten Karawang dikarenakan lambatnya normalisasi irigasi yang berdampak pada area persawahan di kecamatan Kutawaluya kekurangan air disaat musim tanam padi.
Setelah mendengarkan petani, ketua DPRD Karawang, Budianto kemudian mendesak Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) kabupaten Karawang segera menurunkan tim survey agar kemudian segera mengambil solusi.
“Hari ini, selepas sholat jumat, saya minta tim survey harus turun kesana,” kata ketua DPRD Kabupaten Karawang, Jumat (21/07/23).
Selain ketua DPRD Kabupaten Karawang, Pipik Taufik Ismail anggota DPRD Kabupaten Karawang dari dapil dua meliputi kecamatan Rawamerta, Kutawaluya, Cilebar, Jayakerta, dan Kecamatan Rengasdengklok mengatakan, pihaknya mempertanyakan kinerja UPTD Pertanian Kutawaluya yang kurang tanggap menghadapi persoalan tersebut.
Bahkan kata dia, ia akan mengawal persoalan sulitnya mendapatkan air disaat musim tanam akibat dangkalnya irigasi. Selain itu Pipik memastikan dalam kurun waktu 10 hari ke depan soal pendangkalan irigasi dapat segera teratasi.
” Kita akan mengawal persoalan tersebut, dan memastikan dalam 10 hari kedepan, persoalan kesulitan air akibat pendangkalan irigasi segera teratasi”, pungkasnya.
DH






