Jaksa Penuntut Umum Kasus Rizki, Minta Terdakwa Dihukum Mati

  • Whatsapp

DEPOK (Jawa Barat), media3.id – Sidang Pembacaan Tuntutan atas kasus Pidana Terdakwa Rizki (Kasus pembunuhan anak kandung di Depok), bertempat di ruang sidang 1 Cakra Pengadilan Negeri Depok, Grand Depok City Komplek Perkantoran, Jalan Boulevard Raya Kota Kembang, Jatimulya, Kecamatan Cilodong Kota Depok, Rabu (14/6/2023) digelar secara terbuka, dengan menghadirkan Jaksa Penuntut Umum Alfa Dera dan Putri Dwi Astini.

Dari pantauan media3.id yang mengikuti persidangan, Pembacaan Tuntutan Yang dibacakan oleh Alfa Dera dan Putri Astini menegaskan Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Ketua Ahmad Hadib, Hakim Anggota, Mathilda Christina Katarina dan M Iqbal Hutabarat, bahwa terdakwa dalam melakukan perbuatannya diluar batas kemanusiaan, karena perbuatannya dianggap biadab dan kejam.

Read More

“Dengan dibacakannya tuntutan tersebut dan fakta persidangan, dimana kami juga menemukan unsur perencanaan, serta Jaksa Penuntut Umum tidak menemukan keringanan terhadap terdakwa, untuk itu Jaksa Penuntut Umum menjerat terdakwa Rizk pasal 340 KUHP dengan “Kombinasi Komulatif” dan ancaman maksimal hukuman mati”, kata Alfa.

Terkait “Kombinasi Komulatif”, Putri menambahkan bahwa terdakwa telah melakukan pembunuhan berencana, dan kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan korban menderita cacat berat”, papar Putri.

Adapun pembacaan Pembelaan dari kuasa hukum terdakwa, akan di serahkan secara tertulis, dan sidang selanjutnya akan digelar pada hari Senin 26 Juni 2023.

Perlu diketahui sebelumnya bahwa Rizki ditetapkan sebagai terdakwa setelah melakukan pembunuhan secara membabi buta terhadap putri kandungnya KPC (11) dan melakukan penganiayaan yang mengakibatkan cacat berat kepada istrinya Nila Islamiya (31) pada Septemberlalu di rumahnya Perumahan Jatijajar Kota Depok .(Ardhie)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *