KARAWANG (Jawa Barat), media3.id – Camat Jayakerta melalui bawahannya melakukan monitor dan evaluasi (monev) kandang domba di desa Makmurjaya, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang yang menghabiskan anggaran Rp 111.347.000 (seratus sebelas juta tiga ratus empat puluh tujuh ribu rupiah).
Dari keterangan Sekertaris Camat Jayakerta menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan monev pembangunan kandang domba di desa Makmurjaya yang berlokasi di Dusun Karajan RT 07 RW 02.
Dari hasil monev tersebut pembangunan kandang domba tersebut ia tidak mempertanyakan kandang domba tersebut di bangun di tanah milik siapa namun hanya melakukan cek fisik apakah ukurannya sesuai dengan yang diajukan atau tidak.
“kandang domba tersebut sepertinya dibangun di tanah kepala desa karena saat monev kemarin tidak menanyakan kandang domba ini di bangun di tanah milik siapa, hanya mengecek fisik saja,” kata Karta Sekertaris Camat Jayakerta saat dikonfirmasi di kantor desa Jayamakmur, Senin (08/05/23).
Dikatakan olehnya bahwa dana desa yang diperuntukkan untuk ketahanan pangan desa Makmurjaya digunakan untuk membangun kandang domba berukuran 7X12 sedangkan untuk dombanya sendiri menunggu dana desa tahap berikutnya.
“Kandang dombanya satu. Jadi bangun kandangnya dulu nanti beli dombanya,” ungkapnya.
Iapun kembali mengatakan bahwa kandang domba tersebut telah di monev dan di cek fisik namun demikian soal kualitas bahan yang digunakan dirinya tidak mengecek soal kualitas hanya pengecekan fisik saja “Fisik di cek,” pungkasnya.
Sebelumnya saat di konfirmasi Nining Kepala Desa Makmur Jaya menjelaskan dana desa untuk ketahan pangan tahap pertama sebesar 114 juta dengan rincian untuk pembangunan kandang kambing dianggarkan 111 juta sedangkan 3 jutanya diperuntukkan untuk ternak ikan mujaer.
“111 juta untuk kandang domba dan yang 3 juta untuk ternak ikan mujaer nila,” kata Nining di halaman kantor desa Makmur Jaya, Sabtu (06/05/23).
Adapun pemeliharaan dan perawatannya sistem kelompok yang dikelola oleh masyarakat. Iapun menjelaskan saat ini dana desa yang diperuntukkan untuk ketahanan pangan baru digunakan untuk membangun kandang domba dan ternak ikan mujair.
“Sistem kelompok. Sementara sekarang bikin kandangnya dulu,” ungkapnya
Dikatakan olehnya, untuk anggaran membeli kambing menunggu anggaran dana desa tahap dua (ketahanan pangan) yang tentunya belum diketahui berapa ekor kambing yang akan dibeli “Kalau itumah entar ditahap dua. kalau sekarang mah buat kandangnya dulu,” ungkapnya
Mining pun mengatakan bahwa kandang kambing yang menghabiskan anggaran sebesar 111 juta rupiah tersebut sudah di monev oleh pihak kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang “sudah realisasi dan sudah di monev,” pungkasnya.
DH






