Cilacap, Media3.id – Kartu Tani menjadi salah satu benda penting yang harus dimiliki petani saat ini. Pasalnya, kartu tani berguna bagi petani untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.
Namun masih banyak petani Indonesia yang tidak tahu cara membuat Kartu Tani. Padahal, untuk mendapatkan Kartu Tani tidaklah sulit selama memenuhi syarat dan ketentuan.
Kepala Koordinator Penyuluhan Pertanian Kecamatan Dayeuhluhur Triyugo Istianto, S.TP melalui PPS Pertaniannya, Erik Pratikno menyampaikan cara pembuatan kartu tani atau syarat pembuatannya seperti berikut.
1.Tergabung di Kelompok Tani
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Kartu Keluarga (KK)
4. Bukti Kepemilikan tanah (SPPT)
5. Di Setor ke Kelompok tani atau bisa ke PPL atau Ke Kantor BPP langsung
6. Pengajuan T-1
Pengajuan T-1 berarti pendaftar Kartu Tani tidak bisa langsung jadi melainkan untuk alokasi tahun 2024 misalnya mendaftar tahun 2023.
“Terkait pengajuan jadi tidak bisa langsung mendapatkan alokasi pupuk di tengah tahun berjalan,” ucapnya kepada wartawan Media3.id Jumat, (20/1/2023).
Adapun keuntungan memiliki Kartu Tani diantaranya masyarakat akan mendapatkan kepastian Alokasi pupuk subisidi dari pemerintah.
“Untuk tahun ini pupuk yg di subsidi pemerintah hanya 2 jenis yaiu UREA dan NPK Phonska selain itu sudah masuk Non Subisidi dan untuk komiditas yg berhak mendapatkan pupuk subisdi pun dibatasi,” paparnya.
Komoditas tanaman pangan yang disubsidi hanya (padi, Jagung, dan Kedele), Komoditas Hortikultura (Cabai, Bawang Merah, serta Bawang Putih), Komuditas Perkebunan (Kopi Rakyat, Kakao rakyat, dan Tebu Rakyat).
Di luar 9 jenis tanaman tersebut tidak bisa mendapatkan pupuk subisidi.
Kartu tani juga bisa digunakan untuk kegiatan perbankan layaknya kartu ATM biasa, seperti tabungan, transfer serta terima transfer.
“Akses permodalan juga bisa contohnya Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan tidak ada biaya administrasi bulanan seperti kartu ATM Konvensional,” jelasnya.
Dia menambahkan, total Kartu Tani yang sudah didistribusikan di Kecamatan Dayeuhluhur mencapai 6 ribu.
“Harapan saya petani dengan sukarela dan kesadaranya sendiri segera mendaftar untuk mempunyai Kartu Tani. Supaya tidak kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi. Petani sejahtera negara jaya,” harapnya.
( Iman )






