UPT DLHK Pakuhaji Angkut Sampah Menumpuk Di Parameter Utara Bojong Renged

  • Whatsapp

 

 

Read More

KabupatenTangerang (Banten), Media3.id. – Tumpukan sampah yg ada di pinggir jalan perameter Utara sebenarnya tanggung jawab siapa…?
Menumpuknya sampah disaluran Sekunder Belimbing perbatasan Desa Bojong Renged dengan Desa Rawa Rengas, ruas jalan Parameter Utara akhirnya diangkut oleh armada UPT Dinas Lingkungan Hidup dn Kebersihan Kabupaten Tangerang (DLHK) dari Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) pakuhaji.

Menurut Kadis DLHK Kabupaten Tangerang H.Ahmad Taufik mengucapkan , Terima kasih kepada Warga masyarakat yang sudah menyampaikan permasalah menumpuknya sampah disaluran Sekunder Belimbing perbatasan Wilayah Desa Bojong Renged dan Desa Rawa Rengas, jalan Parameter Utara Bandara internasional Soekarno Hatta. untuk itu pihak UPT pakuhaji melaksanakan pengangkatan dan pengangkutan sampah yang menumpuk pada Hari kami’s (20/10/22).

Dari pantauan awak media dilapangan pengakangkatan serta pengakutan sampah dari saluran sekunder Belimbing Bojong Renged di mulai dari pagi hari hingga pukul 12.32 Masih terus dilakukan dengan kondisi turun hujan.

Menurut ketua Forum Masyarakat Tangerang Utara, Dulamin Zhigo mengatakan, “Kalau mengenai wilayah saluran sekunder Belimbing itu masuk kewilayah desa Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi Kab.Tangerang. Patok batas wilayah kecamatan Kosambi ada di perbatasan dengan wilayah kota Tangerang,” ungkap Zhigo.

Sambung Zhigo, Selama ini dari pihak AP II sipatnya hanya membantu saja, dalam menangani persoalan sampah disaluran tersebut dengan mempekerjakan beberapa orang warga masyarakat sebagai tenaga pengangkat sampah dari sungai ke daratan termasuk pengangkutan ke lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin Mauk,” jelas Zhigo

Tambah Zhigo, ” Hal ini terjadi karena sampah yang berada disaluran Sekunder tersebut tersangkut di sana, lantaran sungai saluran sekunder tersebut menjadi terpotong oleh akses jalan Parameter Utara, dan saluran itu hanya menggunakan gorong – gorong yang diameternya hanya 1 meter saja Sehingga Kalau ada sampah tersangkut digorong-gorong tersebut, maka air sungai menjadi meluap Naik kepermukaan tanah warga dan mengakibatkan banjir di Desa Rawarengas dan Desa Bojong Renged,” ungkap Zhigo .

Kegiatan dan pengakatan Dan pengakutan sampah yang dilakukan UPT kebersihan Pakuhaji, diparameter Utara menurut saya, ini merupakan tanggung jawab masalah ini tetap ada pada pemerintah Kabupaten Tangerang. Sudah seharusnya mereka bergerak,” tegasnya

Zhigo juga meminta kepada pihak AP II, agar dapat melakukan kerjasama dengan pengangkatan dan pengangkutan sampah dengan Desa Rawarengas untuk menangani persoalan tersebut agar terkoordinir dan dilakukan secara baik dan lebih ter-arah,” tutup Zhigo.

(Dia)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *