Memasuki Musim Penghujan Dirjen SDA Siapkan Strategi Banjir Aliran Sungai Cisadane

  • Whatsapp

 

 

Read More

Kota Tangerang (Banten), Medua3.id. – berdasarkan informasi Direktorat Jenderal Sumber Daya Air ( Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melakukan berapa strategi dan upaya pengendalian banjir, dalam mengantisipasi datangnya musim penghujan .

Berapa strategi antara lain dengan menyiapkan Dan mengoptimalisasikan pengoprasian infrastruktur tampungan air diberbagai daerah, antara lain 107 danau,215 bendungan, 3.464 embung, 332 situ dan 10 kolam retensi, untuk mengendalikan volume air kedalam sungai.

Menurut Ditjen SDA Jarot Widyoko dikementrian PUPR (29/09/2022) lalu. berapa faktor yang dapat memepengaruhi terjadinya banjir adalah adanya kerusakan darah aliran sungai, penyempitan daerah resapan air yang mengakibatkan berkurangnya kualitas, kuantitas Dan kontinuitas fungsi sungai.

Dalam meminimalisir terjadinya bencana banjir Ditjen SDA akan berkoordinasi dengan dengan Balai Besar Wilayah Sungai ataupun Balain Besar Wilayah Sungai (BBWS / BWS).

Kelurahan Panunggangan Utara minta di bangun turap diwilayah rawan Banjir sungai Cisadane

Menurut lurah Panunggangan Utara Warji, mengutarakan para pesert koordinasi setingkat siaga banjir sungai Cisadane Dari BPBD (Badan Penangulangan Bencana Daerah) para lurah dan Kepala Desa sepanjang wilayah yang dilalui aliran sungai Cisadane, dari wilayah Bogor, Tangerang Selatan, Kota Tangerang hingga wilayah Kabupaten Tangerang, Desa Tanking Burung. Bertempat di Hotel Great Western Resort diKebon Nanas Cikokol kamis (06/10/2022) .

Warji menambahkan, wilayah kelurahan Panunggangan Utara yang terkena banjir Cisadane sepanjang 1 kilometer itu ada 4 RT antara lain RT 04, RW 02, RT 07 RW 01, RT 01 RW 01 , dan Rt 01 RW 02, sekitar 108 KK yang terkena banjir Cisadane ungkap lurah.

” Banjir itu Kan bisa diminimalisir, syukur- syukur penanganannya menjadi tiada, terutama menjemen tentang indentifikasi dini Bencana banjir seperti informasi periapan segala sesuatunya menghadapi Bencana banjir. Untuk penyelesaian diwilayah Panunggangan Utara harus dilakukan penurapan “,pinta lurah .

Harapabn lurah warji dengan adanya rapat koordinasi ini, begitu ada informasi dari pintu air Batu Belah tentang kenaikan level volume air melalui group komunikasi diinformasikan kepada pihak Tokoh masyarakat atau warga yang rawan banjir, kalau ke Lurah, Lurah itu Kan bisa kena mutasi kemana saja,” tutupnya.

(Dia/DPu).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *