KARAWANG, Media3.id – Asep Saepudin Zuhri S.H Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang merasa prihatin atas ulah oknum kepala dinas yang yang terlibat dan kini telah ditetapkan tersangka kasus Penganiayaan wartawan.
Asep Saepudin secara pribadi maupun sebagai wakil rakyat dari Komisi I DPRD Kabupaten Karawang merasa prihatin karena seorang pejabat nomor 1 di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang dan sekaligus Plt Kepala Dinas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang
“Kami prihatin, sebagai anggota DPRD Komisi 1 dan mitra kerja BKPSDM atas kejadian yang menimpa insan media atas perlakuan terduga AA selaku kepala BKSDM dan juga sekaligus sebagai Kepala Bapenda Kabupaten Karawang” kata Asep Saepudin kepada wartawan.
Iapun menyarankan kepada terduga penganiaya terhadap wartawan agar segera melakukan konprensi pers atau menghadap kepada pihak yang berwenang menyampaikan hal yang sebenar-benarnya.
“Untuk itu, kami sarankan agar terduga penganiayaan segera melakukan konprensi pers atau menghadap kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini yaitu penegak hukum untuk menyampaikan hal yang sebenarnya terjadi. Karena, kalau saja masalah ini tidak segera diselesaikan akan selalu menjadi fitnah dan bagaimana tugas sebagai Kepala BKPSDM dalam melakukan perumusan kebijakan teknis, penyelenggara penunjang urusan pemerintahan dan urusan pelayanan umum, pembinaan dan urusan tugas lain yang diberikan oleh Bupati, setidaknya akan terhambat.
Lanjutnya “Salain tugas itu, bagaimana tugas lain yang ada di Bapenda yaitu tugas untuk perencanaan pembangunan daerah, perencanaan ekonomi, sosial budaya, perencanaan infrastrukur kewilayahan dan banyak lagi tugas yang harus direncanakan oleh Kepala Bapenda. Ini juga akan menjadi permasalahan.
“Kami, atas nama pribadi dan mitra kerja di pemerintahan Kabupaten Karawang mengharapkan agar kasus ini segera selesai dan diselesaikan dengan aturan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara kita” tuturnya.
(DH)






