Kalah di PN Karawang, PT SHARP Banding ke Pengadilan Tinggi Bandung

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id – PT SHARP ELECTRONICS INDONESIA kalah setelah digugat secara perdata oleh CV Nusa Indah di Pengadilan Negeri Karawang, Jawa Barat.

Read More

Saat diwawancara, Jasman Safputra SH kuasa hukum PT SHARP ELECTRONICS INDONESIA menghormati atas putusan Pengadilan Negeri Karawang yang dimenangkan oleh CV Nusa Indah dalam gugatan perdata tersebut.

“kami PT SHARP menghormati konstitusi. Dengan adanya gugatan-gugatan yang dilakukan pihak-pihak baik itu mitra maupun diluar daripada mitra kami akan menghormati proses hukum pada prinsipnya demikian” kata Jasman saat ditemui di kantornya, Jumat (01/07/22).

Iapun menjelaskan bahwa PT SHARP ELECTRONICS INDONESIA telah mengajukan permohonan banding ke Pengadilan Tinggi di Bandung Jawa Barat tertanggal 21 Juni 2022 dan telah melakukan memori banding sejak tanggal 29 Juni 2022.

“Kami sudah menyatakan permohonan banding sejak tanggal 21 Juni 2022 dan kami sudah menyatakan memori banding tertanggal 29 Juni 2022” jelasnya.

“Jadi putusan pengadilan tingkat pertama itu belum ingkrah tidak mempunyai kekuatan hukum tetap sebab kami melakukan upaya hukum banding. Setelah banding apa bila ada para pihak yang tidak sepakat diputuskan pengadilan tinggi maka semua pihak masih bisa menyatakan untuk upaya hukum di proses berikutnya yaitu di tingkat kasasi” ungkapnya.

Sebelumnya management CV Nusa Indah bersama kuasa hukumnya mendatangi Polres Karawang, Kamis (30/06/22). Adapun tujuannya, untuk memenuhi undangan dari Kepolisian Polres Karawang yang akan memediasi kan antara CV Nusa Indah Dengan PT SHARP ELECTRONICS INDONESIA terkait soal pengelolaan limbah ekonomis.

Dari Keterangan Aneng Winengsih SH, MH kuasa hukum CV Nusa Indah, kedatangannya untuk memenuhi undangan dari pihak kepolisian Polres Karawang guna melakukan mediasi dengan PT SHARP ELECTRONICS INDONESIA namun belum ada titik temu.

“Kami dapat undangan dari kepolisian Polres Karawang untuk mengadakan mediasi dengan pihak lawan (PT SHARP ELECTRONICS INDONESIA) dan kami tadi telah melaksanakan mediasi, tetapi kami menolak untuk melanjutkan mediasi tersebut” kata Aneng di halaman depan Polres Karawang, Kamis (30/06/22).

Adapun alasan menolak mediasi dengan kuasa hukum PT SHARP ELECTRONICS INDONESIA, kata Aneng, Karena kuasa hukum PT SHARP ELECTRONICS INDONESIA pernah menjadi kuasa hukum CV Nusa Indah.

“Karena yang datang katanya kuasa hukum dari PT SHARP. Kami menolak, karena kuasa hukum tersebut pernah menjadi kuasa hukum dari CV Nusa Indah. Karena secara kode etik menurut kami tidak etis” ungkapnya.

(Dm)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *