Dianggap Ada Kejanggalan HIMMI Datangi SMPN 1 Rengasdengklok

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id – Pengurus Himpunan Intelektual Muda Muslim Indonesia (HIMMI) berkunjung ke SMPN 1 Rengasdengklok, Kabupaten Karawang untuk mengkonfirmasi soal harga Perlengkapan Seragam Anak Sekolah (PSAS) yang dijual dengan harga mencapai satu juta rupiah tanpa rincian per aitem, Rabu (06/07/22).

Read More

Pengurus HIMMI mendatangi SMPN 1 Rengasdengklok untuk bersilaturahmi, selain bersilaturahmi, kedatangannya ke sekolah tersebut sebagai bentuk kepeduliannya terhadap dunia pendidikan karena mendengar ada penjualan PSAS yang dianggap janggal.

“Atas kepedulian, karena membaca di pemberitaan, salah satu pemberitaan media online dan media sosial lainnya yang menyatakan bahwa sekolah SMPN 1 Rengasdengklok koperasinya menjual baju seragam dengan harga satu juta per paket tanpa rincian” kata Ade Abidin S.Sos, S.Pd.I, SE salah satu pengurus HIMMI, Rabu (06/7/22).

Adapun kedatangannya ke sekolah SMPN 1 Rengasdengklok bertujuan untuk silaturahmi dan konfirmasi kroscek apakah betul atau tidak soal sekolah SMPN menjual PSAS mencapai satu juta rupiah

‘Pertama tujuan kami kesini silaturahim, kedua konfirmasi kroscek apakah betul seperti itu, tapi disayangkan pada kesempatan ini belum ada pihak sekolah yang bisa menemui kami” tuturnya.

HIMMI mengharapkan koperasi sekolah membuat rincian harga karena PSAS karena bisa saja pihak orang tua siswa menyicil beli satu persatu karena faktor ekonomi

‘Keinginan kami ketika ada rincian harga, ada orang tua yang memang pas-pasan ekonominya, sekarang cuma kebeli kaosnya saja maka bisa beli kaos, atau oh kemaren kakaknya sekolah di sini, kaosnya masih utuh maka tidak belilah kaos. Itu kalau ada rincian harga” tuturnya.

Iapun menduga bila PSAS tidak ada rincian per aitem disinyalir koperasi sekolah SMPN 1 Rengasdengklok menjual PSAS sistem paket “Tetapi kalau tidak ada rincian harga itu, disinyalir satu paket” pungkasnya.

(DH)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *