Pipik Taofik Ismail anggota komisi III DPRD Kabupaten Karawang
KARAWANG, Media3.id – Pipik Taofik Ismail yang biasa disapa Kang Pipik ini menilai pembangunan sabuk pantai di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang yang dianggap tidak maksimal. Selasa (07/06/22).
Beberapa tahun lalu Kementerian kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia membangun sabuk pantai di pesisir pantai Desa Cemarajaya.
dikutip dari portal karawangkab.go.id Pembangunan sabuk pantai tersebut diperkirakan menghabiskan anggaran mencapai 30 milyaran dengan panjang lebih kurang 6,7 Km.

Namun sayangnya, sabuk pantai tersebut belum mampu menekan abrasi pantai pantai Pisangan yang terletak di desa Cemarajaya, karena pesisir pantai masih dihantam gelombang air laut hingga jalan utama pun rusak berat.
Bahkan sabuk pantai yang dibangun beberapa tahun lalu oleh KKP dikomentari oleh kang Pipik anggota Komisi III DPRD Kabupaten Karawang. Menurutnya walaupun ada sabuk pantai pesisir pantai masih
namun sabuk pantainya malah hilang duluan
“Sabuk pantai kan tidak maksimal malah hilang duluan” kata Kang Pipik di halaman depan gedung DPRD Kabupaten Karawang, Selasa (07/06/22)
Beberapa Tahun Lalau, Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana menyebut, Pemkab Karawang telah berupaya menanggulangi bencana rob dengan memasang sabuk pantai. Namun, tumpukan batu yang dipasang di Pantai Pisangan hingga Dusun Cemara 2, ternyata malah amblas, sehingga gelombang pasang tetap menerjang pemukiman warga.
“Pemasangan sabuk pantai merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp 30 miliar tahun 2018. Panjang sabuk pantai mencapai 6,7 Km,” kata Cellica, Jumat (5/6/2020)
(DH)






