Daging Babi Paling Sesuai Dimasak Rendang

  • Whatsapp

Dr. Dwi Larasatie Nur Fibri, S.TP., M.Sc (foto: Fakultas Teknologi Hasil Pertanian UGM)

YOGYAKARTA (DIY), media3.id– Pakar Kuliner dari Universitas Gajah Mada (UGM), Dwi Larasatie Nur Fibri, mengatakan karakter daging babi paling sesuai untuk diolah menjadi rendang.

Read More

“Teknik memasak rendang yang membutuhkan durasi lama, yakni antara 4 sampai 5 jam, cocok untuk memasak daging babi yang di dalamnya lebih banyak mengandung bakteri dan parasit,” ungkap Dwi, Sabtu (11/6/2022).

Rendang, lanjut Dwi, sebenarnya bukanlah nama suatu jenis makanan, namun merupakan metode memasak menggunakan suhu rendah dalam waktu lama.
“Selama proses pemasakan rendang, bakteri dan parasit di dalam daging babi akan mati,” lanjutnya.

Dwi juga mengatakan semestinya sah-sah saja seseorang membuat restoran masakan Padang berbahan baku daging babi.
Asalkan pihak restoran memberikan keterangan secara gamblang di restorannya bahwa bahan yang dipakai adalah daging babi.

“Misalnya di area restoran atau akun media sosialnya restoran tersebut dipampang keterangan non-halal atau babi, sehingga orang yang makan menu pada restoran tersebut tidak akan merasa dijebak dan menjadi masalah. Bisa saja kan, mereka (restoran) mau melayani segmen orang yang mengkonsumsi daging babi, kalau mereka mau menjadikan rendang kan boleh dong? Masa enggak boleh,” ujarnya.

Keterangan Dwi berkaitan dengan sebelumnya viral diberitakan sebuah restoran Padang bernama ‘Babiambo’ di Jakarta menjadi perbincangan masyarakat luas, khususnya di media sosial.
Sebab, restoran Padang tersebut menggunakan daging babi sebagai bahan baku utama masakan rendangnya.

Hal itu dianggap meresahkan masyarakat Minang karena selama ini restoran Padang selalu menyajikan masakan-masakan yang dibuat dengan bahan-bahan halal.

Pemilik restoran Babiambo, Sergio, sempat dipanggil oleh kepolisian sektor (Polsek) Kelapa Gading Jakarta Utara untuk diperiksa. Juga telah dipanggil oleh pihak kelurahan, kecamatan, hingga Dinas Perindustrian Perdagangan DKI terkait restoran padang non-halalnya yang sebenarnya sudah lama tidak beroperasi itu.

• (Shaleh Rudianto)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *