JAKARTA, Media3.id – Pemerintah Indonesia meneken perjanjian investasi senilai Rp 39 triliun untuk proyek pembangunan jalan tol. Perjanjian ini ditandatangani oleh Indonesia Investment Authority (INA) dengan PT Hutama Karya, Waskita Karya, dan Waskita Toll road pada Kamis (14/3/2022).
“Hari ini saya sangat senang, telurnya pecah. Sudah ditandatangani tadi nilanya kurang lebih Rp39 triliun lebih,” ujar Jokowi.
Dia menuturkan salah satu yang menyebabkan sedikitnya jalan tol yang dibangun dalam 40 tahun ini, karena masalah pembiayaan. Jokowi menilai Indonesia terlalu bergantung terhadap APBN, keuangan BUMN, dan swasta dalam membangun jalan tol.
“Apa yang berbeda dari situ? Saya lihat problemnya selalu pembiayaan. Tidak mencari alternatif-alternatif pembiayaan, ketergantungan kepada APBN, ketergantungan kepada keuangan yang dimiliki BUMN2 kita atau diserahkan kepada swasta yang juga ternyata dalam sekian tahun tidak berjalan dengan baik,” tuturnya.
“Insya Allah makin banyak investor yang akan masuk lewat INA, bukan hanya jalan tol tapi proyek-proyek besar yang akan memberikan efek ekonomi bagi negara kita,” sambung Jokowi.
(Red)






