CIMAHI (Jawa Barat), media3.id – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 memang masih jauh, namun wacana yang berkembang sudah mulai digulirkan, oleh Tokoh masyarakat Kota CImahi dan mantan ketua DPRD Kota Cimahi H. Achmad Gunawan, SH.MM. yang akrab dipanggil Agun.
Pasangan yang lebih ideal untuk jadi Walikota dan wakil Walikota Cimahi lebih ideal per hari ini pasangan Letkol Inf (Purn) Ngatiyana dan Dikdik Suratno Nugrahawan.
“Banyak orang mengatakan saya ini tokoh politik, karena saya ini pernah menjabat anggota dewan selama 15 tahun, saya sebagai tokoh di Cimahi, wacana pilkada ini sudah mulai ramai di Cimahi, kalau perhari ini Ngatiyana dan Dikdik sangat cocok untuk dipasangkan menjadi pemimpin CImahi sangat cocok dan ideal,” ujar Agun Jum’at (11/2/2022).
Agunpun mengakui sepak terjangnya Ngatiyana dan Dikdik dalam kinerjanya sebagai pemimpin daerah,

“Apalagi beliau Pak Ngatiyana diberangkatkan dari PDI-Perjuangan dan saat ini masih menjabat, begitu pula Pak Sekda Dikdik orang Cimahi dan pengalaman di beberapa dinas dan kepala dinas dan saya yakin menang dan ideal,” cetus Agun.
Namun lanjut Agun kembali, ini merupakan konteks politik, itu kadang kala bisa berubah,
“Berubah itu seperti suhunya berubah, dan berdampak kepada kader-kadernya atau figur-figurnya pasti berubah, ketika Pak Ngatiyana berhenti, Pak Sekda berhenti, itu suasananya akan berubah,” terangnya.
Namun lanjut Agun kembali, ketika mereka berhenti sekalipun,
“Kalau tidak ada lagi pesaing yang lebih kuat, kayaknya pasangan Ngatiyana dan Dikdik akan kuat sebenarnya,” kata Agun kembali.
“Kita tidak berbicara dari partai mana dulu ya, Yang penting kita berbicara tentang figur, figur Pak Ngatiyana dan figur Pak Sekda, ini sebenarnya kader-kader bangsa dan kader-kader Cimahi yang memang berkualitas mereka, dan mereka sudah memperlihatkan kinerjanya, Pak Ngatiyana sudah berjalan, pak Sekda memimpin birokrat Cimahi sedang berjalan dan aman,” tujas Agun pula.
Artinya kata Agun sangat bagus sekali intelektual mereka dan kemampuan pengalamannya, untuk dijadikan pemimpin kedepannya, (Sinta/bs)






