CIMAHI (Jawa Barat), media3.id – Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman Kota Cimahi, menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) di Kelurahan Cibabat Jl. Sirnarasa No.18, Cibabat, Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi, Rabu (23/2/2022).
Dalam acara tersebut dihadiri Plt Walikota Cimahi Ngatiyana, Kepala Bappeda dan Plt DPKP Kota Cimahi Husein Rachmadi, dan dihadiri pula Kepala Dinas Pemukiman Propinsi Jawa Barat Boy Iman Nugraha dan Kepala BBWS Propinsi Jawa Barat.
Dalam usai acara menurut Ngatiyana saat dikonfirmasi menjelaskan, rencana ditahun 2023,
“Akan merencanakan kolam retensi di Pasirkaliki, secara permanen oleh BBWS dan menghabiskan anggaran sebesar 27,5 Milyar, yang akan di laksanakan pembangunannya di tahun 2023,” terang Ngatiyana.
Karena dengan dibangunnya kolam retensi di Pasirkaliki menurut Ngatiyana pula merupakan informasi yang baik,
“Mudah-mudahan nanti yang banjir di Cilember, Cigugur dan Cimindi sudah berkurang, karena adanya kolam retensi yang permanen,” jelasnya.
Selanjutnya kata Ngatiyana yaitu mengenai pembangunan alun-alun Kota Cimahi yang sudah disetujui oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,
“Alhamdulillah mengenai pembangunan Alun-alun Kota Cimahi yang sudah disetujui oleh Pak Gubernur, pada tahun 2023 juga akan dibantu dananya oleh Propinsi Jawa Barat sebesar 15 Milyar,” imbuhnya.
Itupun lanjut Ngatiyana karena adanya pendekatannya dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
“Gimana komunikasinya kita bersama gubernur, beliau respon dengan baik,” ujarnya.
Terkait Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) menurut Ngatiyana pihaknya, akan dibantu oleh Ridwan Kamil sebanyak 162 rumah,
“Alhamdulillah masalah rutilahu di Cimahi Prpinsi akan membantu sebanyak 162 rumah selain dari Cimahi sendiri, nanti dari Cimahi, Propinsi, dan Pusat akan membantu masalah rutilahu, bagaimana ekonomi masyarakat dapat terbantu, yang penting niatan kita iklas membantu masyarakat,” tandasnya. (Sinta/bs).






