KARAWANG (Jawa Barat), media3.id – Enday, warga Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat mempertanyakan kualitas beras premium yang ia terima dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Beras bermerek Lumbung Pangan dan bertuliskan BERAS PREMIUM tersebut ia terima dari E-warong Usup bersama beberapa komoditas lainnya. Ia mengaku dibulan Desember akhir mendapatkan dua Paket.
“Beras pembagian BPNT yang kedua, ternyata kan beras yang kwalitasnya jelek” kata Enday yang merasa kecewa dengan beras yang ia terima dari E-warong, Sabtu (01/01/22).
Bukan hanya dirinya namun ada juga penerima manfaat lainnya yang merasa kecewa dengan beras yang diterima dari E-warong.
“jelek dalam arti bau apek, dimasakpun enggak enak.ahkan masyarakat disini merasa kecewa, mau dikembalikan tapi berasnya sudah ada yang dimasak jadi serba-salah” ungkapnya.
Ia pun berharap kedepannya kepada supplier dan E-warong agar tidak memberikan beras premium yang bau apek
“Saya meminta kepada supplier dan E-warong jangan sampai terjadi beras seperti itu” tuturnya
Padahal kata dia, sudah jelas kalau beras premium pasti bagus. “Disitukan sudah dijelaskan yang namanya beras premium pasti bagus tapi ini malah jelek” pungkasnya. (DH)






