Salah Paham Wartawan Dengan Pengelola Cafe Brotherhood Berujung Saling Memaafkan

  • Whatsapp

KARAWANG (Jawa Barat), media3.id – Keributan nyaris tak terelakkan terjadi antara wartawan media online dengan pengelola Cafe Brotherhood yang terjadi pukul 02.15 dini hari, kini berujung damai.

Kepada media, Yohanes pengelola Brotherhood menjelaskan untuk permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan, danĀ  keduabelah pihak sudah sepakat berdamai.

Read More

” Ini hanya salah paham saja, dari pihak Rizki sudah meminta maaf dan pihak kami dari pihak cafe pun sudah meminta maaf,” kata Yohanes ketika ditemui di Cafe Brotherhood, Kamis (27/1/2022).

Dikatakannya, perdamaian dirinya dengan Rizki salahsatu wartawan media online juga disaksikan oleh perwakilan dari pihak TNI – Polri.

“Permasalahan ini, sudah kita selesaikan secara kekeluargaan dan disaksikan juga oleh bapak pembina pak Zainal dan pak Fuad,” ucapnya lagi.

Sekilas Yohanes mengulas, kejadian semalam adalah kejadian spontanitas dan tidak ada unsur pengeroyokan ataupun pemukulan.

“Spontanitas, saling bersenggolan karena memisahkan. Dan semua rekaman CCTV sudah disaksikan baik dari bapak pembina, Rizki dan rekan – rekan semua gak ada pemukulan hanya senggol- senggolan,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Babinsa Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, Zainal HM mengapresiasi perdamaian Rizki dengan Yohanes pengelola Cafe Brotherhood.

“Kejadian tadi malam sudah kita selesaikan secara kekeluargaan. Jadi kesimpulannya hanya sekedar insiden salah paham. Dan kami dari TNI – Polri mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya,” ucapnya seraya di Aamiinkan Babinkantibmas Desa Sukamakmur, Fuad PR.

Diberitakan sebelumnya, Telah terjadi pemukulan kepada Rizqi dari wartawan Media Bacaklik.com, yang sedang menghadiri undangan ulang tahun di Cafe Brotherhood, Grand Taruma, Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Pada Rabu malam, 26 Januari 2022, oleh pihak pengelola Cafe Brotherhood.

“Pada saat itu saya turun dari lantai dua cafe Brotherhood, dan disana terjadi chaos (Keributan), saat saya menghampiri. Saya yang di pukuli” ujarnya.

Ia mengaku sudah melakukan visum di RSUD Karawang, yang di dampingi dengan saksi mata saat Rizqi di pukuli.

“Yah saya di dampingi dengan saksi, saksi tersebut adalah Ketua LSM Lidik DPC Karawang, Suhanta” ungkapnya. (DH)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *