KARAWANG (Jawa Barat), media3.id – Pengacara kondang asal Karawang Asep Agustian terus menyoroti jembatan KW 6 Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang yang baru diresmikan oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana dua Minggu yang lalu
Asep Agustian yang biasa disapa Askun mempertanyakan kinerja pengawasan yang mengakibatkan jembatan tersebut rusak parah sehingga tidak dapat dilalui oleh pengguna jalan padahal belum lama diresmikan.
“Pengawasnya kemana? apakah ada di lapangan, atau mempercayakan lagi kepada orang, ataukah mungkin ada konspirasi apa dengan pemborong” kata Askun, Selasa (18/01/22)

Lagi-lagi Askun menyebut bahwa pengawasan Mega proyek yang menghabiskan 10.5 milyar tersebut sangat buruk. Atas ucapannya, Askun siap menerima bantahan dari pengawas proyek jembatan KW 6.
“Artinya lalai pengawas ini. kalau dia mau membantah silahkan bantah. saya tunggu bantahannya, saya tantang pengawasnya ada dimana pada saat itu!!” ungkapnya dengan nada geram.
Bahkan Askun pun menduga ada apa antara pengawas dengan pemborong Mega proyek jembatan, apakah ada konspirasi atau sebaliknya yang berdampak hasil akhir pembangunan jembatan KW 6
“Ada apa pengawas ini dengan pemborong. apakah ada konspirasi lain? kalau tidak ada konspirasi kenapa terjadi seperti ini”
Dampak dari buruknya pengawasan tentunya membuat masyarakat kecewa karena belum apa-apa sudah rusak berat padahal menelan anggaran 10,5 milyar dari APBD Karawang
“Akhirnya terganggulah pengguna jembatan itu, tidak bisa digunakan padahal proyek itu Mega proyek yang anggarannya 10,5 milyar yang disuntik dari dana APBD berarti duit dari rakyat tapi hasilnya amblas” pungkas Askun. (DH)






