Kompensasi Pembangunan Underpass Sriwijaya Pemkot Cimahi Lakukan Penanaman Pohon

  • Whatsapp

CIMAHI (Jawa Barat), media3.id –
Sebagai kompensasi Pembangunan Underpass Sriwijaya, dari penebangan pohon yang terkena dampak pembangunan Underpass Sriwijaya, maka Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi (DLH) melakukan penanaman pohon dimana Seremoni Penanaman pohon tersebut di taman perjuangan jalan HMS Mintareja Kelurahan Baros. Kamis (30/12/2021).

Sedangkan Penanaman pohon dilakukan langsung oleh Plt.Wali Kota Cimahi Letkol. Purn. Ngatiyana bersama Dandim 0609 Letkol. Inf. Hary Novana Andriyas, S.Sos. dan perwakilan unsur Forkopimda lainnya, bersama perwakilan dari PT KAI dan PT. Nindya Karya selaku pelaksana pembangunan Underpass Sriwijaya.

Read More

Sesuai dengan amanat Peraturan Wali Kota Cimahi (Perwal) Nomor 36 tahun 2021 tentang Tata Cara pemberian ijin penebangan pohon dan pemangkasan pohon di lahan Pemerintah Daerah Kota Cimahi, maka pemerintah melalui dinas lingkungan hidup telah melakukan penanaman pohon sebagai kompensasi pembangunan underpass pada bulan Desember 2021.

Pohon yang ditanam sebanyak ±1634 pohon di lahan aset Pemerintah Kota Cimahi seluas 1,18 ha di Bojong Jawa RW 21 Kelurahan Cipageran Kota Cimahi.

Dari jenis tanaman pohon yang dipilih merupakan endemik Jawa Barat yaitu bungur, jacaranda, kihoe, rasamala, gandaria, jamuju, puspa dan saninten. rencana area ini akan ditetapkan sebagai RTH taman kehati Bojong Jawa.

Diharapkan hal tersebut akan menjadi suatu kawasan pencadangan sumber daya alam hayati lokal diluar kawasan hutan yang mempunyai fungsi konservasi insitu dan/atau exsitu khususnya bagi tumbuhan yang penyerbukan dan atau pemencaran bijinya harus dibantu oleh satwa.

“Pada hari ini kita secara simbolis melakukan penanaman pohon di Jl. HMS Mintareja dimana disini ada 25 titik penanaman secara simbolis sebagai pengganti kompensasi daripada pohon yang ditebang akibat pembangunan underpass yang ada di depan RS. Dustira atau di Jl. Sriwijaya, Alhamdulillah pohon yang terkena pembangunan kurang lebih 78 pohon kita menanam kompensasi dari Pemerintah adalah sebanyak 1.634 pohon salah satunya lokasinya adalah di bojong jawa RW 21 Kelurahan Cipageran Cimahi Utara, ini sebagai kawasan yang ditanami untuk menahan tanah longsor, penyimpanan air dan sebagainya,” ujar Ngatiyana.

“Kenapa kita pilih lokasi di Jl. HMS Mintareja? karena pohon yang ada di Jl. HMS Mintareja, pohon-pohonnya sudah pada tua-tua, yang sudah besar takut apabila mati kita tidak ada peremajaan lagi,” tukas Ngatiyana saat dikonfirmasi yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan HidupLilik Setyaningsih.

Diterangkan kembali oleh Ngatiyana, bahwa Penanaman pohon di jalan ini selain bertujuan untuk memperindah lingkungan dan lansekap kawasan, juga bertujuan untuk meningkatkan luasan dan kualitas ruang terbuka hijau sebagai fungsi esensial ekologis yang bisa dinikmati oleh semua masyarakat.

Dengan meningkatnya jumlah pohon yang ditanam, dalam jangka panjang sebagai bentuk kompensasi emisi (jumlah serapan karbon dioksida dan produksi oksigen semakin tinggi), selain itu juga sebagai upaya turut melestarikan (konservasi) spesies lokal yang keberadaan pada habitat alaminya mengalami decreasing populasi (penurunan populasi), serta sebagai upaya untuk memenuhi aspek estetika RTH.

Setelah melakukan simbolis penanaman pohon Ngatiyana pun beserta tamu undangan melakukan peninjauan ke lokasi Double Track Leuwigajah dan ke lokasi pembangunan underpass Sriwijaya.

Turut hadir dalam acara simbolis Penanaman pohon kompensasi pembangunan underpass Sriwijaya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi Dikdik Suratno, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Cimahi Achmad Nuriana dan Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Cimahi. (Sinta/BS)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *