KARAWANG (Jawa Barat), media3.id – Sungguh memprihatinkan, ternyata praktik percaloan untuk bisa bekerja di PT. Chang Shin Indonesia, disinyalir sudah berlangsung lama dan kronis.
Hal ini terungkap lewat pengakuan salah satu karyawan lama PT. Chang Shin, yang enggan disebutkan namanya ini.
Wanita yang sudah bekerja di PT. Chang Shin sejak 6 tahun lamanya ini, menuturkan, bahwa memang sejak beberapa tahun yang lalu, takkala dirinya ingin masuk kerja ke PT Changshin, harus menyiapkan sejumlah uang untuk biaya pelicin agar bisa diterima bekerja Di Perusahaan terse but.
“Dulu tahun 2015 lalu, bayar Rp. 3,5 juta ke yang masukin (calo, Red), karyawan lama sekarang udah resign,” ungkapnya.
iapun menjelaskan, sebelumnya bila Masuk berkerja Di Perusahaan terse but cukup pakai KTP untuk warts skitar, Sedangkan untuk warga luar lingkungan Ada biaya ADMnya sekedar 500 ribu rupiah.
“Dulu mah sebelum-sebelumnya padahal cukup KTP aja katanya untuk masuk PT. Changshin, kalo untuk orang setempat. Kalo untuk orang luar ada biaya 500 ribu,” tandasnya.
Sementara itu, ketika pihak dikonfirmasi via whatsapp managemen PT. Chang Shin belum memberikan respon jawaban.(DH)






