Pandeglang, Media3.id – Keberadaan Tablet yang berasal dari dana Bos Afirmasi 2019 patut dipertanyakan, pasalnya berdasarkan hasil wawancara wartawan media3.id dengan kepala sekolah SMAN 10 Pandeglang bahwa tablet itu ada pada pihak sekolah.
Ibarat hantu, patut diduga tablet tersebut tidak berwujud, karena ketika pada saat wartawan media3.id ingin melihat bentuk dari tablet itu, amat disayangkan pihak sekolah menolaknya dengan alasan “Percayakan saja pada kami” Ujar Aan Qonaah selaku kepala Sekolah
Tidak sampai di situ, guna mendapatkan informasi lebih kemudian awak media3.id menghubungi Widodo melalui pesan singkat whatsapp
Dirinya mengklaim bahwa tablet tersebut sering digunakan oleh siswa dalam mengerjakan tugas, ujian semester dan lain lain
“digunakan oleh siswa bahkan dalam satu tahun bisa 6x penggunaan, karena tugas siswa saat ini banyak via online” ujar widodo
Dilain tempat menurut pengakuan salah seorang siswa SMAN 10 Pandeglang yang tidak dapat kami sebutkan, bahwa dirinya tidak pernah menggunakan dan mengetahui tentang tablet itu.
“Belajarnageh make hp” ( belajarnya menggunakan handphone ).
Entah siapa yang benar, Wallahua’lam hanya Allah yang tahu.
(sanan)






