Pangkalan Elpiji 3Kg di Desa Cibarani dan Cisereh diduga jual gas diatas HET

  • Whatsapp

PANDEGLANG, Media3.id – Dua pangkalan Elpiji yang berlokasi di Desa Cibarani dan Desa Cisereh Kecamatan Cisata diduga menjual gas melon diatas HET,

Usut punya usut ternyata kedua pangkalan tersebut adalah milik Saadah dan Engkos yang berdomisili di Desa Cisereh

Berdasarkan hasil wawancara dengan warga setempat, pangkalan tersebut kedapatan menjual gas elpiji 3Kg seharga RP 23.000 Padahal, gas melon ini sudah disubsidi pemerintah bahkan untuk harga eceran tertinggi nya pun sudah diatur dalam perda.

Engkos, pemilik pangkalan di Desa Cisereh mengungkapkan bahwa dirinya terpaksa menaikan harga karena untuk menutupi operasional.

“Mau gimana lagi untuk menutupi ongkos operasional terpaksa saya jual segitu” Ujar Engkos.

Dilain pihak Enji selaku mahasiswa pergerakan turut berkomentar atas dugaan pangkalan elpiji yang menjual gas diatas HET.
menurutnya, pernyataan oknun pangkalan itu hanya sebatas pembelaan diri saja

“Lebih baik kita studi banding saja dengan pangkalan yang lokasinya jauh lebih terpencil, pangkalan lain pun bisa menjual gas sesuai HET, kenapa beliau tidak bisa? saya kira itu hanya alibi saja” Ucap Enji.

Lanjut enji menilai bahwa mahalnya harga elpiji 3kg di pangkalan disebabkan karena lemahnya pengawasan Hiswana Migas

“sangat lemah pengawasan, jangan karena lokasinya di dalam sehingga membuat oknum pangkalan seenaknya menaikan harga, lebih baik diputus saja ijin usahanya”

Untuk diketahui pangkalan atas nama Saadah dan Dedih setiawan adalah mitra dari PT ANTEN SURYA SAPUTRA

ANAN

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *