KARAWANG, Media3.id – Praktisi hukum asal Kabupaten karawang Elyasa Budianto SH tangtang DPRD Karawang memanggil dr Cellica Nurrachadiana Bupati Karawang soal polemik pengangkatan dr Fitra Hergyana sebagai Plt Direktur Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang.
Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana dibanjiri kritikan dari praktisi hukum dan Lembaga Sosial Masyarat (LSM) soal ditunjuknya dr Fitra menjadi Plt Direktur RSUD Karawang. Padahal kata Elyasa masih banyak dokter-dokter yang lebih senior dibandingkan dr Fitra.
“Saya kira gini kalau pengangkatan ini, ya memang tergantung bupati tapikan kalau jenjang karir kesenioritasan dokter-dokter di Karawang kenapa tidak memilih muatan yang di Karawang yang lebih senior kan banyak,” kata Elyasa yang merupakan presidium Kwalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Kabupaten Karawang.
Bahkan, Elyasa meminta kepada DPRD Karawang untuk memanggil Bupati untuk dimintai kejelasan apa yang menjadi pertimbangan atas di tunjuknya dr Fitra menjadi Plt Direktur RSUD Karawang yang berdampak pada banyaknya kritikan terhadap kebijakan tersebut.
”yang lebih senior kan banyak, Saya kira lakukan pemanggilan saja DPRD terhadap Bupati Karawang. Gitu dong walaupun eksekutif dan ketua DPRD sama sama dari Partai Demokrat,“ ungkapnya.
Iapun mengatakan, Walaupun Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Karawang berasal dari partai Demokrat namun masih ada Fraksi lain yang tentunya lebih banyak bila dilakukan foting. Sehingga sejauh mana keberanian DPRD dalam menyikapi kritikan dari praktisi hukum dan LSM soal ditetapkannya dr Fitra menjadi Plt Dirut RSUD Karawang.
“Ya tapikan unsur lain dari praksi lain dan dengan inikan banyak. Artinya kalau foting suarakan bisa lebih banyak dari pada Demokrat. DPRD lakukan dong uji nyali menyakan unsur etabilitas dan kelayakan, saya kira DPRD diuji nyali” ungkapnya
Iapun menduka soal penjukan dr Fitra menjadi Plt Direktur RSUD Karawang ada unsure kedekatan dan kekeluargaan karena masih banyak dr yang lebih senior dibanding dr Fitra yang layak menjadi Plt direktur RSUD Karawang “Dalam tanda petik ada nepotismelah kekeluargan karib dan keluarga” ucapnya.
Iapun kembali menjelaskan bahwa DPRD dapat meminta kejelasan soal penunjukan dr Fitra menjadi Plt Direktur RSUD Karawang kepada Bupati Karawang apakah sudah sesuai dengan prosedur atau sebaliknya
“Sejauh mana DPRD Karawang memanggil Bupati Karawang yang telah menunjuk dr Fitra sebagai Plt Direktur RSUD Karawang” Pungkasnya.
Dmn Hr






