GARUT, Media3.id – Hampir 15 bulan lebih Pandemi Covid-19 masih bertahan di Indonesia, dampak yang ditimbulkan oleh pandemi ini sangat terasa, entah itu dari bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan bidang-bidang lainnya. Salah satunya dirasakan oleh para pelaku usaha yang harus terus berinovasi guna mempertahankan eksistensinya di tengah-tengah masa sulit pandemi Covid-19 di Indonesia.
Seperti salah satu pelaku usaha di Kabupaten Garut, yakni Lutfi Muhammad Sidik sebagai pemilik Astiga Leather atau perusahaan yang berkecimpung di kerajinan kulit, menyebutkan bahwa ia merasakan penurunan penjualan hingga 80-90 persen akibat pandemi ini.
“Penjualan di Astiga selama masa pandemi memang menurun selama 2 tahun terakhir pandemi ini, terakhir penurunan itu sangat besar hampir 80-90%, cuman mungkin dalam waktu terakhir ini meningkat, cuma bulan juni ini agak sedikit menurun lagi dikarenakan pandemi mulai lagi naik lagi kasusnya, sehingga kita harus cari cara lain untuk kita bisa penjualannya lebih baik,” ujar Lutfi saat diwawancarai di lokasi Astiga, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (17/6/21).
Ia menuturkan selain pendapatan yang menurun drastis, angka produksi di Astiga pun mengalami penurunan, dari awalnya memproduksi 15 jaket per hari, namun akibat pandemi ini hanya bisa melakukan produksi sekitar 7 atau 8 jaket per hari.
“Sebelum pandemi untuk produksi baik untuk pesanan ataupun stock lumayan banyak, yang biasanya perhari 15 jaket sekarang dikurangi setengahnya per hari, hal ini dikarenakan daya beli masyarakat sekarang menurun, sehingga kita mengurangi produksi untuk stock tapi untuk pesanan kita menerima terus tergantung kuantitasnya, ketika memang pesanannya banyak ya kita juga menambah kapasitas produksi dan apabila permintaanya sedikit kita juga mengurangi kapasitas produksi,” tuturnya
Guna mempertahankan kondisi usahanya, Lutfi mengubah sistem penjualan dengan mengkolaborasikan sistem penjualan offline atau di galerinya, dengan sistem penjualan online memanfaatkan media sosial. “Untuk saat ini cara yang efektif yaitu promosi secara gencar di online, mulai dari promosi dan penjualan harus sudah online, nah itupun yang sudah kami lakukan di Astiga yaitu aktif di media sosial dan juga kita membuat website untuk berjualan online serta untuk menarik minat pasar,” katanya.
(Mas)






