KARAWANG, Media3.id- Sebanyak 110 warga Desa Kuta Mekar Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang keracunan masal, peristiwa ini terjadi sudah kali ke 4 di duga akibat kebocoran dari tabung kimia Coustiksoda milik PT Pindo Delli 2, Kamis (03/06/21) tepatnya pukul 11.00 Wib dan sekitar pukul 13.10 tabung kimia tersebut kembali bocor. Minggu (06/06/21).
Dari keterangan kepala puskesmas Ciampel menjelaskan bahwa warga yang keracunan merupakan warga Dusun Cigempol tepatnya TB 6 dan TB 7. adapun jumlah warga yang keracunan, keseluruhan sebanyak 110 orang
Warga yang keracunan merupakan warga dari TB 6, Kampung Cigempol dan TB 7 sedangkan jumlah yang terdata oleh puskesmas ada 110 orang” kata Asep
Sunarya SKM Kepala Puskesmas Ciampel, Sabtu (05/06/21).
Adapun mereka yang keracunan mengalami gangguan kesehatan akibat tercemarnya udara akibat gas beracun. warga yang keracunan mengalami gangguan kesehatan yaitu mengalami sesak napafas, sakit tenggorokan, mual dan muntah muntah.
“ciri ciri indikasi keracunan warga mengalami sesak nafas, sakit tenggorokan, mual dan muntah-muntah” jelasnya
Sedangkan jumlah masyarakat yang keracunan dan kesehatannya menurun langsung dirujuk ke Rumah sakit rosela sebanyak 30 orang dan sekarang masih ada 3 orang lagi yang masih di rawat sedangkan yang lainnya sudah pulang
“yang di rawat ada 30 orang, sekang ada 3 orang lagi dan yang lainnya sudah pulang. mereka dirawat di rumah sakit rosela” ungkapnya.
dari 30 orang yang dirawat, tidak ada anak anak atau balita yang di bawa ke rumah sakit, karena sudah teratasi dan mendapatkan pengobatan di Puskesmas pembantu yang ada di Desa Kutamekar.
“enggak ada anak-anak yang dirawat, karena kemaren sudah mendapatkan pengobatan di Puskesmas pembantu dan sudah tertangani” tuturnya.
Sedangkan kata Asep, Warga yang sudah mendapatkan mengobatan dari puskesmas rumah sakit, mereka bisa rawat jalan atau mengecek kesehatannya ke klinik Pinodeli.
“untuk rawat jalannya mereka dialihkan ke klinik pinodeli karena merekakan harus tanggungjawab juga” jelasnya
Hingga saat ini kata dia tidak ada pasien susulan “untuk sampai saat ini enggak ada korban susulan” pungkasnya.
Laporan: Daman Huri






