KBB, MEDIA3.ID – Dewan Pakar Nasdem Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jajang Solihin secara tegas dirinya kecewa atas ungkapan H. Didin Rachmat sebagai Ketua Fraksi DPRD KBB.
Berdasarkan ungkapan Didin, di salah satu media, terkait masalah posisi Ketua DPC Nasdem KBB Aa Umbara Sutisna, Partai NasDemtidak mentolerir bagi kadernya yang tersangkut hukum tersebut, akibatnya menuai polemik.
Hal itu diungkapkan oleh Jajang, yang kecewa dengan ungkapan Didin.
Karena menurut Jajang, Situasi kondisi seperti saat ini, Didin masih bisa bicara masalah seperti itu.
“Seharusnya, sebagai seorang kader, Didin berhati-hati mengeluarkan pernyataan,” ulas Jajang.
Bahkan kata Jajang, justru Didin melampaui batas kewenangannya.
“Karena Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nasdem saja, saat ini belum menentukan keputusan, kok Didin malah mendahului DPW dan DPP, berani mengeluarkan statement seperti itu, dan membuat para kader Nasdem tersinggung.
Tidak hanya itu saja, bahkan Jajang akan mendesak kepada DPW dan DPP agar segera pecat Didin.
Secara tegas, Jajang sangat menyesalkan dari sikap Didin yang terburu-buru menyikapi sesuatu yang bersangkutan dengan internal partainya.
Walaupun Didin sudah meminta maaf sekalipun, Inilah yang membuat para kader Nasdem bertanya-tanya, sebenarnya ada muatan apa dengan pernyataan itu.
“Apa yang sebenarnya diinginkan oleh Didin, Wallohualam,” ujarnya.
Maaf itu tidak cukup, sebab kata Jajang, karena terlanjur diketahui publik dan melukai hati para kader Nasdem lainnya.
Dikarenakan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, juga sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem KBB yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.
Didin langsung menyikapi hal tersebut bahwa, jika partai sudah berang tentu akan mengambil tindakan tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh kadernya.
Bahkan kata Didin yang dilansir di media online, bahwa Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tidak akan mentolerir perbuatan kadernya yang merugikan nama baik Partai, untuk mengundurkan diri, dan akan dipecat bila sudah jadi tersangka.
(Sinta/Bagdja)






