Wakil Ketua DPR Apresiasi Kinerja Densus 88 Tangkap Terduga Teroris

  • Whatsapp

JAKARTA, Media3.ID – Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mengapresiasi kinerja Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri yang telah menangkap 12 orang terduga teroris di wilayah Jawa Timur.

“Saya mengapresiasi kinerja Densus 88 yang telah menangkap 12 orang terduga teroris di wilayah Jawa Timur tersebut,” kata Azis Syamsuddin, dalam rilisnya, Jumat (5/3/2021).

Menurutnya, ancaman teroris merupakan hal nyata di Indonesia, sehingga Densus 88 harus terus mengejar dan menangkap jaringan teroris sampai ke akarnya agar tidak dapat merusak dan merugikan bangsa

Selain itu, Dia juga berharap Polri jangan sampai lengah terhadap pergerakan jaringan teroris yang memanfaatkan situasi pandemi Covid-19. Karena, pada saat Polri sedang fokus pada penanganan Covid-19 mengenai disiplin dalam menegakkan prokes di masyarakat.

“Jangan sampai situasi saat ini menjadi kesempatan jaringan teroris dalam merencanakan aksi, pelatihan dan perekrutan anggota. Polri harus tetap bisa membagi tugas dan tetap menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sehingga, dia berharap, dampak dari penegakan hukum tersebut, nantinya akan memberikan rasa aman kepada warga masyarakat Indonesia.

Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah, tokoh agama dan stakeholder lainnya untuk terus melakukan sosialisasi mengenai bahaya paham radikalisme yang sering dipakai dalam pemikiran teroris.

“Pemerintah harus dapat menangkal penyebaran paham radikalisme, baik di media sosial maupun secara tatap muka yang dilakukan kepada masyarakat,” harapnya.

Dia menjelaskan bahwa mudahnya masyarakat terpapar paham radikalisme didasari oleh berbagai faktor seperti masalah ekonomi. Tentunya faktor ekonomi seperti perut lapar menjadi salah satu penyebab maraknya terorisme.

“Tentunya pemerintah juga harus dapat memikirkan hal kesejahteraan bagi masyarakat,” jelasnya.

(Mangun Wijaya/rls)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *