KARAWANG, Media3.id – Sudarto, Ketua satgas pelajar SMK Kabupaten Karawang melalui bidang kesiswaan MKKS SMK Kab. Karawang meminta klarifikasi dari kepala SMPN 3 Karawang soal ucapannya yang mengatakan bahwa tauran di bawah Ply over merupakan siswa SMK.
Hal ini bertujuan untuk mencari tahu siapa sebenarnya para pelaku tawuran pada malam itu memgingat Satgas Pelajar saat ini masih dalam tahap proses penyelidikan berkoordinasi dengan Intel Polsek Kota Karawang.
“Mungkin ini titik terang untuk melacak kebenaran bahwa ada korban tangan buntung dari tawuran tersebut” Kata Sudarto, Rabu (24/03/21).
Namun pernyataan yang menyebutkan bahwa pelaku tawuran waktu itu adalah anak SMK, kata Kepala SMPN 3 Karawang ternyata kebenarannyapun diragukan karena dia juga hanya sebatas katanya dan katanya, dan memang tidak ada bukti yg jelas. Dan dalam kesempatan itu pula dia memohon maaf atas pernyataan yg memyudutkan SMK.
selanjutnya Sudartopun mengajak kepada kepala sekolah mencari tahu siapa yang terlibat dalam tauran tersebut, karena, ada kabar terjadi korban luka dibagian kaki yang kini belum diketahui keberadaannya.
“kami dari satgas pelajar SMK Kabupaten Karawang mengajak kepada kepala SMPN 3 Karawang kita sama sama mencari tahu siapa saja pelakunya dan kita sama sama melakukan pembinaan agar aksi tauran ini tidak terjadi lagi dikemudian hari” pungkasnya
Sebelumya Aksi tauran beberapa hari lalu di bawah jalan Fly over, Kecamatan Karawang Barat diduga melibatkan siswa SMPN 3 Karawang. Namun saat dikonfirmasi. Kepala sekolah SMPN 3 Karawang menyangkal soal isu tersebut. Selasa (23/03/21).
Hermawan kepsek SMPN 3 Karawang menyangkal bahwa siswanya terlibat tauran pada malam hari, iapun mendapatkan informasi bahwa siswa yang tauran tersebut merupakan siswa SMK.
“itu bukan anak smp 3 tapi smk” kata Hermawan saat dihubungi via WhatshApp, Senin (22/01/21).
Sedangkan informasi yang ia peroleh dari wakil kepala sekolah bagian sarana, aksi tauran tersebut melibatkan anak geng motor yang membuat pengguna jalan menjadi terganggu.
“yg kurang tahu sy dapat info dr waksek sarana bahwa itu geng motor” ungkapnya.
selain aksi tauran yang melibatkan geng motor, kata Kepsek SMPN 3 Karawang, tauranpun melibatkan siswa SMK dari informasi yang ia peroleh. “anak anak smk katanya”
(Dmn Hr)






