Tim DLHK didampingi Kasubag TU Puskesmas Tirtajaya saat melihat tempat penampungan sementara limbah medis
KARAWANG, Media3.id- Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang mendatangi Puskesmas Tirtajaya, Kabupaten Karawang untuk melihat kondisi di Puskesmas tersebut yang tentunya berhubungan dengan kebersihan
Lebih kurang selama 3 jam Tim DLHK Kabupaten Karawang berada di Puskesmas Tirtajaya. Mereka melihat kondisi lingkungan di sekitaran mulai dari tempat penampungan limbah medis sementara, cek air ipal hingga masuk ke gedung rawat inap.
Salah satu tim dari DLHK sempat mengeluarkan alat untuk mengecek air Ipal dari penyaringan pertama hingga akhir penyaringan dan setelah di tes, hasilnya ternyata masih diambang batas PHnya 7 yang tentunya normal
“PH airnya masih normal, PH 7” kata Ade Imam setelah melihat hasil tes air ipal, Selasa (09/03/21).
Selanjutnya mereka mengecek ke belakang gedung rawat inap, dan lagi lagi DLHK menyarankan agar lokasi yang belum ada bangunan agar dapat dimanfaatkan dan tertata rapih.

Setelah usai, Kepala Bidang Wasdal menjelaskan hari ini ia bersama timnya menjalankan tugasnya dan fungsinya di bagian wasdal. hasil dari kunjungannya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Karena Puskesmas dibawah Dinkes
“hari ini kita baru perivikasi lapangan saja, nanti kita koordinasi dengan Dinas Kesehatan” kata Heti Kabid Wasdal DLHK Karawang, Selasa (09/03/21)
Lanjutnya, Kabid Wadalpun mengatakan kalau temuan yang perlu pembenahan tentunya pasti ada, dan bukan hanya di puskesmas ini saja tapi di puskesmas lain juga ada temuan.
“kalau temuan adalah, bukan hanya puskesmas ini aja” jelasnya.
Sebelumnya satu warga Kecamatan Tirtajaya mengatakan, Puskesmas Tirtajaya dari tahun ke tahun selalu ada perubahan yang lebih baik. baik itu pelayanan bahkan sampai ke tempat pembuangan sampah sementara.
“Alhamdulillah kalau saya lihat dari tahun ke tahun, Puskesmas Tirtajaya selalu berbenah lebih baik, baik itu pelayanan maupun pembenahan lingkungan” kata Dewi, Warga Desa Tambak Sumur, Kecamatan Tirtajaya, Senin 08/03/21).
Lanjutnya, Dewipun mengatakan, sebelumnya sempat ada limbah yang tercecer namun kini limbah tersebut sudah bersih.
“sekarangmah tempat yang kemaren tercecer, sekarang sudah bersih malahan sudah tidak ada lagi” pungkasnya.
(Dmn Hr)






