Pembangunan Di Karawang Tidak Merata,

  • Whatsapp

Jalan utama menuju Dusun mekarjaya, Desa Cemarajaya. Sulit dilalui kendaraan roda dua saat gelombang pasang

KARAWANG, Media3.id – Kepala Desa Tanjung Pakis Mengaku bahwa pembamgunan di Kabupaten Karawang Tidak merata. Bukan tanpa alasan tapi bukti nyata karena hingga saat ini ada warganya merasa terisolir apalagi disaat musim hujan saat ini

Di Dusun Sopek, Desa Tanjung Pakis, Kecamatan Pakis Jaya, Kabupaten Karawang terdapat 400 Kepala keluarga yang merasa terisolir dikarenakan tidak ada akses jalan utama Jembatan yang dibangun Pemda Karawang.

Karyo, Kepala Desa Tanjung Pakis mengaku sudah dua periode menjabat sebagai kepala desa dan selama itu juga Karyo memperjuangkan agar pemda Karawang membuat akses jalan utama untuk kepentingan masyarakat di dusun Sopek namun Hasilnya belum juga terealisasi hingga sekarang

“sayakan menjabat sudah hampir dua periode jadi kepala desa, sejak tahun 2015 saya sudah mengajukan ke pemda karawang minta dibuatkan jembatan tapi sampai saat ini belum terealisasi” kata Karyo, Senin (01/03/21).

Belum terealisasinya pembangunan berdampak pada perekonomian warga yang tersendat. Selain itu membuat masyarakat tidak percaya kepada kepala desa karena warga merasa kurang diperjuangkan oleh kepala desa.

“dampaknya, perekonomian tersendat dan saya sebagai kepala desa dibuly oleh warga karena menganggap kurang serius memperjuangkan pembangunan jembatan” jelasnya.

Dugaan kurangya pemerataan pembangunan terjadi di Dusun Mekarjaya, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang

Bertahun-tahun Dusun Mekarjaya tidak memiliki akses jalan yang bisa dilalui kendaraan roda 4 kecuali kedaraan roda dua, dan itupun mesti melewati bibir pantai disaat air laut sedang surut selain itu warga mesti melewati celah rumah dan area kuburan untuk sampai ke kantor pemerintahan Desa Cemarajaya

Keluhan soal tidak adanya jalan, dikeluhkan oleh salah satu siswa SMPN Satap Cemarajaya. ia mengatakan disaat berangkat sekolah selalu dihadang gelombang air laut yang menyapu bibir pantai sehingga nyawapun terancam takut terseret ombak air laut.

“kalau pas gelombang pasang tidak bisa lewati jalan ini karena jalannya rusak kena ombak” kata Wati Aulia, saat jalan bersama rekannya di tepi pantai menuju rumahnya di Dusun Mekarjaya, Jumat (26/02/21)

Dengan dilantinya Bupati Karawang yang baru dr Cellica Nurrachadiana dan wakilnya Aep Saepullah SE berharap agar dibuatkan akses jalan seperti desa desa lain agar ia yang saat ini sedang menuntut ilmu di SMPN Satap Desa Cemara Jaya tidak terhambat

“Semoga saja jalqnnya bisa dibenerin, biar bisa sekolah lagi” harapnya.

(Dmn Hr)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *