KARAWANG, Media3.id- Melalui keluarga besarnya, H. Nurdin Ketua BPD Desa Jayakerta, kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang akhirnya minta maaf. hal ini disampaikan Zaenal Musthofa salah satu keluarga besar dari H. Nurdin. Selasa (30/03/21).
Sebelumnya vidio yang beredar sempat menjadi perhatian publik karena rawan memancing kegaduhan pasca pemilihan kepala desa di Karawang. dalam vidio tersebut, Nurdin mentakan “teu boga duitmah eleh (kalau enggak punya uangmah kalah)”
Menyikapi hal tersebut, Alek Sukardi Sekertaris APDESI Kabupaten Karawang Secara tegas meminta kepada Nurdin ketua BPD Desa Jayakerta untuk minta maaf
“ada itikad baik dari ketua BPD Jayakerta untuk meminta maaf kepada semuanya menyatakan bahwa hal tersebut tidak tertuju kepada calon yang kalah di desa itu, kalau itu tertuju yang pertama propokatif, yang kedua juga penghinaan kepada yang menang” tuturnya.
Namun nelalui keluarga besar Nurdin, Zaenal tidak merasa keberatan untun meminta maaf bahkan sudah ia rencanakan, dan iapun mengucapkan terimakasih kepada jurnalis karena telah melakukan sosial kontrol kaitan dengan apa yang terjadi hari ini vidio yang beredar dan sudah beredar terkait dengan stegmen H. Nurdin yang kebetulan dia ketua BPD Desa Jayakerta.
Iapun mengatakan soal ucapan di vidio tersebut dan mengroscek ke yang bersangkutan, bahwa yang bersangkutan bukan mengarah ke tudingan ke calon kepala desa yang kalah maupun yang menang.
“untuk tidak melebar kemana-mana, bahwa setelah saya kroscek ke yang bersangkutan kakak saya itu, bahwa vidio tersebut memang tidak untuk dijadikan sebagai tudingan mengarah kepada siapapun,” kata Zenal, Selasa (30/03/21).
Lanjutnya, Ucapan “teu boga duitmah eleh (kalau tidak punya uangmah kalah)” yang disampaikan ketua BPD Desa Jayakerta, itu hanya spontan dan tanpa konsep sehingga keluar kalimat seperti itu.
jadi itu hanya konteknya salah satu euforia saja, euforia seorang kakak, euforia seorang saudara yang pada saat itu, e kami sebagai atas nama keluarga merasa bahagia ketika adik kami memenangkan pemilihan pilkades kemudian secara sepontan, tanpa terkonsep ada bahasa seperti itu tadi” jelasnya.
Zenalpun mengatakan apa yang diminta oleh APDESI Kabupaten Karawang untuk meminta maaf kepada publik tidak keberatan bahkan permintaan maaf pun sudah direncanakan
“apa yang diminta oleh APDESI dalam hal ini sebagai permohonan maaf, saya atas nama keluarga tidak keberatan bahkan sudah ia rencanakan untuk meminta maaf” ungkapnya
iapun atas nama keluarga H Nurdin meminta maaf dan pihak keluarga sudah sepakat tidak akan mempersoalkan beredarnya vidio tersebut..
“saya atas nama keluarga H Nurdin yang secara kebetulan beliau ketua BPD Desa Jayakerta menyampaikan permohonan maaf bahwa vidio tersebut hanya bagian dari euforia dan kami keluarga sepakat
tidak akan mempersoalkan” pungkasnya.
(Dmn Hr)






