Anggota DPRD Kota Cimahi Kunjungi Home Indutri Maket Kereta Api Daerah Baros

  • Whatsapp

Kereta api mini untuk sovenir siap dipasarkan

CIMAHI, MEDIA3.ID – Banyak orang Cimahi, bahwa didaerah Baros Jalan Ampi RT 01/RW07 Kelurahan Baros Kecamatan Cimahi Tengah, ada Home Industri Ekonomi Kreatif membuat Kereta Api mini, dikunjungi anggota DPRD Kota Cimahi komisi III H. Enang Sahri Lukmansyah, S.Sos, MM.yang didampingi Lurah Baros Agus Irwan Kustiawan, S.Ip. Sabtu (20/03/2021).

Menurut Enang, Home Industri pembuatan kereta api mini itu walaupun work shopnya kecil tapi mampu menguasai pangsa pasar mendunia.

Enang mengakui, bahwa pihak pemerintah Kota Cimahi harus ikut andil untuk membantu perkembangan produksi kereta api mini ini dipesan oleh seluruh Perusahaan Jawatan Kereta Api seluruh Indonesia.

“Bahkan pangsa pasarnya tidak hanya diwilayah Indonesia saja, yang saya salut, produksi kereta api mini ini ternyata pangsa pasarnya sudah dijual ke Belanda dan Jepang, ini sebagai Icon untuk Kota Cimahi,” ucap Enang.

Anggota DPRD Kota Cimahi dari Komisi III H Enang Sahri Lukmansyah, saat menghadiri work Shop pembuatan kereta api mini.

Bahkan tambah Enang, campur tangannya pemerintah kota Cimahi, proyek tersebut bisa tersebar melalui UMKM yang difasilitator oleh Dinas Koperasi, Perdagangan dan Industri (Diskoperindagpind) Kota Cimahi.

Begitu pula menurut Ownernya (Pemilik) nya Edi Mardianto, bahwa produksi kereta api mini tersebut diproduksi berdasarkan pesanan dari PJKA PT Kereta Api Indonesia (KAI) se Indonesia, bahkan dari Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), dari Kesatuan Angkatan Darat, untuk membuat Panserpun Edi juga bisa membuatnya.

Terkait harga per Pcs kereta api mini tersebut menurut Edi, harganya bervariatif, ada yang Rp 500 ribu dan ada pula harganya mencapai hingga Rp 9 Juta,

“Itupun bagaimana pesanan, bila pesanannya kereta api tersebut bentuknya besar, berarti harga lebih mahal,” terangnya.

Sedangkan pesanan disesuaikan dari permintaan konsumen, diperkirakan kata Edi perbulannya pesanan pesanan barangnya 20 pcs.

Tidak hanya itu saja kata Edi, bahkan pesanan dari belandapun rutin dilakukan,

“Sekarang pun kami sedang mempersiapkan untuk pesanan dari Jepang,” tukas Edi.

(Sinta/Bagdja)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *